2 Siswa SMAMDELA Gresik Lolos Final Duta Genre 2026

Reporter: Liset Ayuni

Berita Sekolah701 Dilihat
banner 468x60

Girimu.com – SMA Muhammadiyah 8 Gresik (SMAMDELA) kembali menorehkan prestasi. Dua siswanya, Fahri Zaidan dan Rafi Rasyidin, berhasil lolos ke Grand Final Duta Genre Kabupaten Gresik 2026.

Keduanya mampu bersaing di tengah seleksi ketat dengan total 109 pendaftar, di mana hanya 20 peserta yang melaju ke babak grand final.

Keberhasilan ini melanjutkan tren positif SMAMDELA. Pada 2025, sekolah ini mengirim satu siswa yang berhasil meraih Juara 1 Duta Genre Gresik. Sementara pada 2026, jumlah finalis meningkat menjadi dua orang.

Dalam ajang tahun ini, Fahri Zaidan berhasil meraih Juara 3. Capaian tersebut semakin memperkuat posisi SMAMDELA sebagai sekolah Muhammadiyah yang konsisten menembus grand final dalam dua tahun terakhir.

Perjalanan menuju grand final tidaklah mudah. Para peserta harus melalui berbagai tahapan seleksi, mulai dari tes tulis hingga penilaian kemampuan komunikasi dan wawasan remaja.
Di tengah padatnya aktivitas siswa kelas XII, seperti kegiatan sekolah dan ujian, Fahri dan Rafi tetap menjalani seluruh proses seleksi secara bersamaan. Keduanya dituntut mampu mengelola waktu, energi, dan fokus secara seimbang.

Setelah seleksi awal, para finalis mengikuti upgrading sejak akhir Februari hingga pertengahan Maret 2026. Mereka mendapatkan pembekalan terkait kepemimpinan remaja, kesehatan reproduksi, serta isu strategis dalam program Generasi Berencana (Genre).
Tahap pra-karantina kemudian dilaksanakan di Gedung Dinas KBPPPA dengan jadwal padat. Selain menerima materi, para finalis juga dinilai secara berkelanjutan dan diminta mengimplementasikan gagasan melalui social project.

Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah kunjungan ke panti asuhan. Dalam kegiatan tersebut, finalis mengangkat isu kesehatan remaja, termasuk edukasi gizi dan pencegahan stunting.

Grand Final Duta Genre Kabupaten Gresik 2026 digelar pada Sabtu, 12 April 2026, di Gedung Nasional Indonesia, Gresik. Pada tahap ini, finalis mengikuti rangkaian acara mulai dari pembukaan, penyampaian gagasan (speech), hingga sesi tanya jawab.

Fahri dan Rafi tampil percaya diri dengan ide kreatif yang relevan dengan isu remaja. Kemampuan komunikasi serta pemahaman isu menjadi aspek penting dalam penilaian dewan juri.

Fahri mengaku momen pengumuman menjadi pengalaman paling berkesan baginya.
“Deg-degan saat pengumuman top 3, tidak menyangka bisa lolos. Ini pertama kali saya mengikuti ajang duta, jadi pengalaman yang sangat berkesan,” ujarnya.

Sementara itu, Rafi mengaku banyak mendapatkan pelajaran dari proses yang dijalani.

“Saya belajar soal kedisiplinan. Pengalaman ini banyak mengubah hidup saya menjadi lebih positif dan sehat,” katanya.

Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan sekolah yang memberikan pendampingan serta ruang pengembangan bagi siswa.

Capaian tersebut menegaskan SMAMDELA tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga dalam pengembangan karakter dan kepedulian sosial siswa.

Editor