Gandeng IAI, HIMA Akuntansi UMG Gelar Olimpiade Akuntansi Se-Jawa Timur, Diikuti 41 Tim dari 20 Sekolah

Reporter Adinda Safara Dzikri

Kabar13 Dilihat

Girimu.com – Sebanyak 41 tim dari 20 SMA, SMK, dan MA di berbagai daerah di Jawa Timur berkompetisi dalam Olimpiade Akuntansi Se-Jawa Timur yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa (HIMA) Akuntansi Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) di Hall UMG, Kamis (25/6/2026). Mengusung tema Accounting Intelligence: Precision in Numbers, Power in Knowledge, ajang ini menjadi wadah bagi pelajar untuk menguji kompetensi akademik sekaligus mengasah kemampuan analisis di bidang akuntansi.

Olimpiade Akuntansi Se-Jawa Timur merupakan salah satu program kerja HIMA Akuntansi UMG yang bertujuan membangun semangat kompetitif sekaligus memperkenalkan dunia akuntansi kepada generasi muda. Selama satu hari pelaksanaan, peserta mengikuti tiga tahapan perlombaan, yakni babak penyisihan, babak cerdas cermat, dan babak isu-isu akuntansi. Setiap babak dirancang untuk menguji ketelitian, kemampuan berpikir kritis, serta ketepatan peserta dalam menyelesaikan berbagai persoalan akuntansi.

Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Pelaksana, Dyah Tri Wulandari, dilanjutkan Ketua Umum HIMA Akuntansi UMG, Churotul Dewi Anjani, serta Ketua Program Studi Akuntansi UMG, Nyimas Wardatul Afiqoh, S.E., M.SA., Ak., CA., ACPA. Dalam sambutannya, ketiganya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Olimpiade Akuntansi Se-Jawa Timur sekaligus memotivasi seluruh peserta agar mengikuti setiap tahapan kompetisi dengan semangat dan menunjukkan kemampuan terbaik.

Keistimewaan Olimpiade Akuntansi tahun ini terletak pada kolaborasi antara HIMA Akuntansi UMG dan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui penyusunan materi kompetisi dengan komposisi 50 persen soal berasal dari IAI, 25 persen disusun oleh HIMA Akuntansi UMG, dan 25 persen oleh dosen Program Studi Akuntansi UMG.

Skema tersebut diharapkan mampu menghadirkan soal yang tidak hanya mengukur kemampuan akademik peserta, tetapi juga mencerminkan tantangan yang dihadapi profesi akuntan saat ini.

Proses penilaian dilakukan oleh tiga dewan juri, yakni Suwarno, S.E., M.Si., Greska Redialno Ramadan, S.E., M.Ak., Ak., CAP., CTT., CPTT., CSMEA., dan Dr. Anwar Hariyono, S.E., M.Si. Keterlibatan akademisi dan praktisi dalam proses penjurian menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas sekaligus objektivitas kompetisi.

Ketua Umum HIMA Akuntansi UMG, Churotul Dewi Anjani, berharap kegiatan tersebut mampu memberikan pengalaman yang berharga bagi seluruh peserta.

“Harapannya, kompetisi ini menjadi pengalaman yang dapat mengukur kompetensi siswa di tingkat provinsi dan menjadi batu loncatan untuk terus mencintai dunia akuntansi serta kelak dapat bergabung dengan kami di bangku perkuliahan Universitas Muhammadiyah Gresik,” ujarnya.

Setelah melalui seluruh tahapan perlombaan, Tim ATHENA dari SMA Little Sun Surabaya berhasil meraih Juara I. Juara II diraih Tim NextGen Pioneers dari SMA Negeri 1 Gresik, sedangkan Juara III diraih Tim SatSetLui dari SMAK St. Louis 1 Surabaya.

Sementara itu, Harapan I diraih Tim RENG BETABUN dari MA Darul Ulum Banyuanyar, sedangkan Harapan II diraih Tim Coba Aja Dulu dari SMA Negeri 1 Gresik.

Melalui penyelenggaraan Olimpiade Akuntansi Se-Jawa Timur, HIMA Akuntansi UMG berharap kegiatan ini dapat terus menjadi wadah bagi pelajar untuk mengembangkan kompetensi, memperluas pengalaman berkompetisi, serta mempererat kolaborasi dengan organisasi profesi. Sinergi bersama Ikatan Akuntan Indonesia diharapkan terus berlanjut sebagai upaya mendukung lahirnya generasi muda yang siap menghadapi tantangan di bidang akuntansi.

Editor