Ketika Kerinduan Berbuah Ranting: Muhammadiyah Kenep Lahir dari Sebuah Rumah Singgah

Reporter : Dwi Purwati

Sebuah episode baru dalam sejarah dakwah Muhammadiyah di Pasuruan kini terukir. Di Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Kenep resmi terbentuk dan dikukuhkan pada Sabtu, 25 Juli 2026, sebuah langkah yang tak lepas dari kerinduan seorang aktivis akan hadirnya persyarikatan di tengah permukiman modern.

Kisah inspiratif ini bermula pada awal tahun 2026. Umi Thohiroh, Sekretaris MTK PWA Jawa Timur, yang baru menempati kediaman “Rumah Singgah” di kawasan Bangil Indah Permai (BIP), merasakan sebuah kegelisahan. Di tengah perumahan yang didominasi keluarga muda, ia melihat fasilitas ibadah yang masih sederhana, hanya sebuah musala kecil tanpa TPQ yang memadai. Dari sana, kerinduan itu menguat: “Andai Muhammadiyah dan Aisyiyah hadir meramaikan suasana ini.”

Pertemuan tak terduga dengan tetangganya, Revi Riza Mujahidin, yang ternyata putra seorang tokoh PDM Pasuruan, menjadi titik tolak. Obrolan akrab membuka jalan. Umi Thohiroh lantas bersedia memfasilitasi rumahnya sebagai pusat kegiatan, sebuah inisiatif yang disimbolkan sebagai “Matahari yang Bersinar” untuk menyebarkan manfaat.

Proses pembentukan berjalan padat namun lancar. Kegiatan kajian yang dipimpin Ketua PCM Beji, Muallif, dan didukung penuh Wakil Ketua PWM Jatim Syamsudin, semakin mematangkan struktur. Puncaknya tiba pada 25 Juli 2026, saat kepengurusan PRM Kenep resmi dilantik berdasarkan Surat Keputusan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pasuruan Nomor: 046/KEP/III.0/C/2026 tertanggal 23 April 2026.

Susunan pengurus kini dipimpin Revi Riza Mujahidin sebagai Ketua, didampingi Mohammad Affandi sebagai Sekretaris, serta sejumlah anggota termasuk Umi Thohiroh dan Syamsudin. Ciri khas dakwah mereka langsung terasa melalui “Kajian Al Ma’un”. Setiap peserta wajib mendaftar daring, dan yang paling memikat ibu-ibu adalah suvenir istimewa berupa paket sayuran segar, sebuah semangat yang diikat dalam slogan Umi Thohiroh: “Ayo Ngaji dengan Sehat Jiwa dan Raga!”

Ke depan, Umi Thohiroh telah merancang langkah untuk segera mempersiapkan peresmian Aisyiyah dan juga Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di wilayah Kenep. Harapannya, persyarikatan ini akan semakin kokoh dan membawa manfaat luas bagi masyarakat Beji dan sekitarnya.

Editor