Tingkatkan Kompetensi Guru, SMAM 5 Dukun Manfaatkan Platform Rumah Belajar dan Pengenalan Soal TKA

Reporter: Agus Muhammad Hasbi

Berita Sekolah45 Dilihat

Girimu.Com — Upaya meningkatkan kompetensi guru terus dilakukan SMA Muhammadiyah 5 Dukun, Gresik melalui pembinaan rutin yang diselenggarakan bersama Pengawas Sekolah Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Gresik, Adi Swandana Santoso, SSi. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (6/8/2026) di Aula 2 SMA Muhammadiyah 5 Dukun ini diikuti oleh 10 guru sasaran yang diproyeksikan menjadi penggerak peningkatan kualitas pembelajaran di lingkungan sekolah.

Pembinaan yang merupakan agenda rutin dari Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Kabupaten Gresik tersebut mengangkat dua materi utama, yakni pemanfaatan platform Rumah Belajar sebagai media pembelajaran digital dan pengenalan soal-soal Tes Kemampuan Akademik (TKA). Kedua materi ini menjadi bekal penting bagi guru untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih inovatif sekaligus mempersiapkan peserta didik menghadapi asesmen yang menekankan kemampuan berpikir kritis, literasi, dan numerasi.

Dalam paparannya, Adi Swandana Santoso menegaskan, bahwa guru harus terus mengembangkan kompetensi agar mampu mengikuti perkembangan dunia pendidikan yang semakin dinamis.

“Rumah Belajar menyediakan berbagai sumber belajar yang dapat dimanfaatkan secara optimal oleh guru. Sementara pemahaman terhadap karakteristik soal-soal TKA akan membantu guru merancang pembelajaran dan asesmen yang tidak hanya berorientasi pada hafalan, tetapi juga pada kemampuan bernalar dan memecahkan masalah. Saya berharap ilmu yang diperoleh hari ini dapat diterapkan secara nyata di kelas dan disebarluaskan kepada guru-guru lainnya,” ujarnya.

Kepala SMA Muhammadiyah 5 Dukun, Agus Muhammad Hasbi, menyampaikan apresiasi atas pembinaan yang diberikan oleh Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Kabupaten Gresik. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk pendampingan yang sangat dibutuhkan sekolah dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Adi Swandana Santoso atas pembinaan yang sangat bermanfaat. Kegiatan ini menjadi motivasi bagi guru untuk terus belajar, berinovasi, dan memanfaatkan teknologi dalam proses pembelajaran. Sekolah akan terus mendukung implementasi hasil pembinaan agar berdampak langsung terhadap peningkatan mutu pendidikan di SMA Muhammadiyah 5 Dukun,” ungkapnya.

Salah satu peserta pembinaan, Umi Hatanti, SPd, mengaku memperoleh banyak wawasan baru, terutama mengenai pemanfaatan platform digital dan penyusunan soal yang mengarah pada kemampuan berpikir tingkat tinggi.

“Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan guru saat ini. Kami menjadi lebih memahami bagaimana memanfaatkan Rumah Belajar sebagai sumber belajar yang menarik sekaligus mengenal karakteristik soal TKA yang menuntut kemampuan berpikir kritis peserta didik. Insya Allah, ilmu yang kami peroleh akan kami terapkan dalam pembelajaran sehari-hari,” tuturnya.

Sementara Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Ni’matul Laili, SPd, berharap, sepuluh guru yang mengikuti pembinaan dapat menjadi pelopor perubahan di lingkungan sekolah.

“Kami berharap sepuluh guru sasaran ini tidak berhenti pada pemahaman materi saja, tetapi mampu menjadi contoh dan berbagi pengalaman kepada rekan-rekan guru lainnya melalui komunitas belajar, forum MGMP sekolah, maupun kegiatan pengimbasan internal. Dengan demikian, manfaat pembinaan ini dapat dirasakan oleh seluruh guru sehingga kualitas pembelajaran di SMA Muhammadiyah 5 Dukun semakin meningkat,” harapnya.

Melalui pembinaan rutin ini, SMA Muhammadiyah 5 Dukun berkomitmen terus meningkatkan kompetensi pendidik dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran dan mengembangkan asesmen yang berkualitas. Kehadiran guru-guru yang adaptif, inovatif, dan mampu berbagi praktik baik diharapkan menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan pembelajaran yang bermutu serta menghasilkan lulusan yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan pendidikan di masa depan. (*)

 

Editor