Girimu.com — SD Muhammadiyah GKB 2 Gresik atau Berlian Primary School kembali menorehkan prestasi dalam ajang Muhammadiyah Education Awards (ME Awards) 2026. Sekolah Kader tersebut berhasil membawa pulang delapan medali dalam ajang yang digelar di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Sabtu (8/8/2026).
Setelah melalui rangkaian kompetisi mulai dari presentasi guru dan tenaga kependidikan, olimpiade, hingga pertunjukan robotik, pengumuman pemenang berlangsung di UMM Dome. Meski lelah setelah mengikuti berbagai tahapan lomba, kontingen Berlian Primary School tetap antusias dan saling memberikan semangat.
Kontingen Berlian Primary School berkumpul di tribun sisi kanan panggung. Suasana semakin meriah ketika satu per satu nama sekolah dari MGKB Schools disebut sebagai peraih prestasi.
Haru Saat Gold Medal Olimpiade Matematika Diumumkan
Salah satu momen penuh haru terjadi ketika pengumuman kategori Olimpiade Matematika. Maflukha, M.Pd., Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Berlian Primary School, tampak menantikan pengumuman dengan penuh harap.
“Gimana ya, kok ndak disebut-sebut. Bismillah, Ya Allah,” ucapnya.
Tak lama kemudian, suara pembawa acara terdengar menyebut nama Berlian Primary School.
“Gold Medal, SD Muhammadiyah GKB 2 Gresik atas nama Inara Naufalyn Fauzi.”
Sontak, rasa syukur dan bangga memenuhi tribun kontingen Berlian Primary School.
“Alhamdulillah, Ya Allah. Semoga kabar baik untuk lomba-lomba selanjutnya,” ujar Lukha, sapaan Maflukha.
Momen haru juga dirasakan Ria Itsnaini, S.Pd., orang tua Inara Naufalyn Fauzi. Setelah sebelumnya menunggu dan memantau pengumuman dari kejauhan, Ria kemudian mendekati tribun kontingen Berlian Primary School dan memeluk putrinya dengan penuh haru.
Ia mengenang proses persiapan yang dilalui Inara sebelum mengikuti kompetisi.
“Persiapan kemarin mellow sekali, karena terbiasa bersama mama dan papa jadi hampir tidak mau menginap dan persiapan bersama teman-teman. Tapi alhamdulillah akhirnya berangkat bersama, tetapi minta dijemput,” ceritanya.
Ayah Inara, Achmad Fauzi, S.Kom., juga menceritakan proses latihan yang dilakukan putrinya.
“Setelah pembinaan di sekolah, terkadang masih mengerjakan soal latihan di tempat les dan dipelajari lagi di rumah. Nanti mamanya yang akan kroscek,” ungkapnya.
Persiapan Dilakukan Selama 1,5 Bulan
Koordinator Bina Prestasi Akademik Berlian Primary School, Putri Ayu Melyana, M.Pd., menjelaskan bahwa persiapan menghadapi ME Awards 2026 dilakukan secara bertahap.
“Persiapan MEA 2026 dilakukan kurang lebih 1,5 bulan. Mulai dari penjaringan, pembinaan, melengkapi data, dan verifikasi karya,” tuturnya.
Persiapan juga dilakukan untuk kategori presentasi inovasi pembelajaran serta guru dan tenaga kependidikan berprestasi. Para peserta mendapatkan kesempatan melakukan simulasi presentasi untuk mengukur kesiapan sebelum berhadapan dengan dewan juri.
“Persiapan dan simulasi presentasi pun dilakukan untuk melihat kesiapan guru dan tendik sebelum presentasi di depan juri,” ungkap Putri.
Menurutnya, seluruh rangkaian persiapan bukan hanya diarahkan untuk mengejar hasil akhir, tetapi juga menjadi proses pengembangan kemampuan peserta.
“Bagi kami, proses ini bukan hanya tentang mempersiapkan diri untuk mengikuti MEA, tetapi juga menjadi proses belajar bersama, membangun kepercayaan diri, memperbaiki kekurangan, dan memberikan yang terbaik,” tutup Putri.
Delapan Medali untuk Berlian Primary School
Delapan medali yang berhasil diraih Berlian Primary School dalam ME Awards 2026 terdiri atas kategori siswa, guru, dan tenaga kependidikan.
Kategori Siswa:
Gold Medal Olimpiade Matematika — Inara Naufalyn Fauzi
Gold Medal Robotik — Ahmad Abbyan Nabil Kurniawan & Nabil Azzahidi El Arief
Gold Medal Robotik — Muhammad Abid Al Hafidz & Abdurrahman Syadid
Kategori Guru:
Gold Medal Guru Berprestasi — Irma Sonya Suryana, S.Kom., M.Si.
Gold Medal Guru Berprestasi — Fatma Hajar Islamiyah, M.Pd.
Silver Medal Guru Berprestasi — Mamluqil Farikha, M.Pd.
Bronze Medal Inovasi Pembelajaran Digital — Dyah Nurmalita Sari, S.Si.
Kategori Tenaga Kependidikan:
Silver Medal Tendik Berpengaruh — Anastasia Yuli Rahmawati, A.Ma.
Delapan medali tersebut menjadi hasil dari proses panjang yang melibatkan siswa, guru, tenaga kependidikan, orang tua, serta tim pembinaan prestasi sekolah.
Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa budaya berprestasi di Berlian Primary School tidak hanya tumbuh melalui kompetisi, tetapi juga melalui proses pembinaan, kolaborasi, keberanian mencoba, dan kemauan untuk terus belajar.

