Gebrakan Riset dari Gresik: Kepala SMAMIO Sabet Emas Nasional di MEA 2026

Reporter: Yuniarti Alita

Berita Sekolah21 Dilihat

Kepala SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik (SMAMIO), Ulyatun Nikmah, berhasil menyabet medali emas di ajang Muhammadiyah Education Award (MEA) 2026 tingkat nasional. Prestasi gemilang ini bukan sekadar pengakuan personal, melainkan juga validasi atas inovasi pembelajaran berbasis riset bernama Final Assessment Class Research (FACR) yang digagasnya, sekaligus menahbiskan SMAMIO sebagai garda terdepan pendidikan Muhammadiyah.

Ajang bergengsi yang dihelat Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Jawa Timur ini berlangsung di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Capaian ini, kata Ulya, menjadi kebanggaan tak hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi seluruh keluarga besar SMAMIO dan Muhammadiyah Gresik.

Dalam MEA 2026, Ulya mengusung praktik terbaik bertema “Inovasi Pembelajaran Berbasis Riset melalui Final Assessment Class Research (FACR)”. FACR adalah salah satu inovasi pembelajaran unggulan SMAMIO yang mengintegrasikan kegiatan riset dalam proses pembelajaran dan asesmen siswa.

Untuk melaju hingga titik ini, persiapan panjang dilakukan secara serius dan terstruktur. Ulya mempersiapkan berbagai tahapan kompetisi, mulai dari penyusunan portofolio kepemimpinan, penulisan naskah praktik terbaik, hingga persiapan dan penyampaian presentasi di hadapan dewan juri.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas capaian Gold Medal ini. Sebelum pengumuman, saya berdoa dan menyerahkan hasilnya kepada Allah. Ketika nama saya diumumkan, tentu saya merasa sangat bahagia dan lega setelah melewati semua prosesnya,” ungkap Ulyatun.

Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan capaian pribadi semata. Medali emas itu merupakan hasil dari kerja bersama seluruh keluarga besar SMAMIO yang selama ini terus mendukung berbagai inovasi dan pengembangan mutu sekolah. “Best practice ini lahir dari praktik yang kami jalankan bersama di sekolah. Karena itu, penghargaan ini saya persembahkan untuk seluruh guru dan karyawan, peserta didik, orang tua, serta semua pihak yang selama ini mendukung proses pengembangan SMAMIO,” tambahnya.

Ulyatun berharap capaian tersebut menjadi persembahan bagi sekolah tercinta, serta motivasi untuk terus bertumbuh dan energi baru dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Capaian ini semakin istimewa bagi Ulya karena diraih bertepatan dengan bulan miladnya. Medali emas yang diperoleh dalam MEA 2026 menjadi hadiah istimewa setelah melalui berbagai proses, perjuangan, dan ikhtiar dalam mengembangkan pendidikan.

Apresiasi atas prestasi tersebut disampaikan oleh Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Gresik. Fadholi Aziz menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan Ulyatun Nikmah meraih Gold Medal sebagai Kepala Sekolah Berprestasi Tingkat Nasional dalam MEA 2026.

Menurut Fadholi, capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi Muhammadiyah Gresik sekaligus menunjukkan komitmen kepala sekolah dalam mengembangkan inovasi, meningkatkan mutu pendidikan, serta menghadirkan praktik-praktik baik dalam pengelolaan sekolah dan pembelajaran.

Apresiasi juga disampaikan oleh Hidayatullah, atas nama Wakil Ketua PWM Jawa Timur dan Rektor Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida). Ia menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas capaian luar biasa Ulyatun Nikmah sebagai Kepala Sekolah Berprestasi.

“Alhamdulillah Barakallah, Selamat dan sukses atas capaian luar biasa sebagai Kepala Sekolah Berprestasi. Capaian ini membuktikan kinerja kepala sekolah dan kelembagaan sekolah yang dipimpinnya unggul,” ujar Hidayatullah.

Ucapan selamat dan apresiasi tersebut semakin menguatkan bahwa prestasi yang diraih Ulyatun Nikmah tidak hanya mencerminkan kapasitas personal sebagai kepala sekolah, tetapi juga menjadi gambaran atas kinerja dan keunggulan kelembagaan sekolah yang dipimpinnya.

Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah Muhammadiyah lainnya untuk terus mengembangkan inovasi pembelajaran dan kepemimpinan pendidikan yang berorientasi pada peningkatan mutu.

Medali emas Kepala Sekolah Berprestasi Tingkat Nasional dalam MEA 2026 menjadi bukti bahwa inovasi yang dibangun secara konsisten, didukung kolaborasi seluruh warga sekolah, serta berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan mampu membawa praktik baik SMAMIO.

Editor