Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi HUT ke-81 RI Berlangsung Khidmat di Mojopetung

Reporter: Intan Dina Fitri

Berita Sekolah39 Dilihat

Girimu.com — Upacara bendera dalam rangka memperingati Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 digelar dengan penuh khidmat pada Senin (17/8/2026). Acara yang menjadi agenda nasional ini dilaksanakan untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia.

Semangat nasionalisme terlihat jelas dari kesiapan seluruh petugas dan peserta yang hadir sejak pagi hari di lokasi upacara. Upacara yang dimulai pukul 08.00 WIB ini digelar di Lapangan MTs. Muhammadiyah 10 Mojopetung, Dukun, Gresik dan dihadiri oleh para murid MTs. Muhammadiyah 10 Mojopetung dan MI Islamiyah beserta dewan guru. Para mahasiswa PPL (Praktik Pengalaman Lapangan) dari Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Maskumambang Dukun serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Qomaruddin (UQ) Bungah juga turut menjadi peserta upacara.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Afifudin Aminin, SAg, MPdI, yang juga menjabat sebagai Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Dukun. Dalam amanatnya, ia menyampaikan pesan kebangsaan tentang makna kemerdekaan yang tidak hanya terbatas pada terbebasnya bangsa Indonesia dari penjajahan secara fisik, tetapi juga terbebas dari nilai-nilai buruk yang ditinggalkan oleh penjajahan.

Afif berpesan, setelah bangsa Indonesia merdeka, generasi penerus tidak boleh membawa nilai-nilai penjajahan, seperti kerakusan dan kebodohan. Penjajahan telah meninggalkan berbagai persoalan, termasuk perampasan harta dan kekayaan bangsa serta upaya membodohkan rakyat. Menurutnya, rakyat yang memiliki ilmu pengetahuan dan kecerdasan akan memiliki kesadaran untuk mempertahankan kemerdekaannya dan tidak mudah dijajah kembali.

“Kalau rakyat pintar, maka rakyat tidak mau dijajah,” demikian pesan yang disampaikan dalam amanatnya.

Karena itu, kemerdekaan harus diisi dengan upaya untuk terus belajar, mengembangkan ilmu pengetahuan, dan membangun generasi yang maju. Kemerdekaan bukan sekadar warisan para pahlawan, tetapi juga tanggung jawab generasi saat ini untuk menjaga, mengembangkan, dan memanfaatkannya bagi kemajuan bangsa.

Para siswa antusias mengikuti jalannya upacara. Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memahami arti kemerdekaan, meningkatkan kualitas diri, mengembangkan ilmu pengetahuan, serta berkontribusi dalam membangun bangsa yang lebih maju. (*)

 

Editor