Sujud Syukur dan Isak Tangis di Ujung Maraton Asesmen Almadany

Reporter: Mahfudz Efendi

Berita Sekolah1369 Dilihat
banner 468x60

Girimu.com – Isak tangis pecah di Lapangan Banun Mansur, kompleks SD Alam Muhammadiyah Kedanyang, Gresik. Usai serempak menunaikan sujud syukur, puluhan murid kelas VI itu spontan saling berpelukan pada Rabu, 13 Mei 2026. Sebuah maraton asesmen yang menguras tenaga dan pikiran sejak Januari akhirnya sampai di garis finis.

 

Momen haru itu terjadi sesaat setelah mereka merampungkan Tes Kemampuan Akademik Al-Islam, Kemuhammadiyahan dan Bahasa Arab (TKA Ismuba), ujian pamungkas dalam rentetan panjang penilaian Tahun Ajaran 2025/2026. Sebelumnya, mereka telah berjibaku dengan Asesmen Praktik, Penilaian Sumatif Akhir Jenjang, hingga serangkaian try out.

 

“Alhamdulillah, rangkaian Asesmen telah selesai dilaksanakan,” ujar Dayana Batrisya Sudjatmiko, salah seorang siswi. Baginya, sujud syukur bersama kawan-kawannya merupakan wujud terima kasih kepada Tuhan “atas nikmat kesehatan, kemudahan, kekuatan, dan kelancaran selama mengikuti ujian.”

 

Nur Diyah Ayu Retnowati, salah satu wali murid yang hadir, melihat momen itu sebagai pengingat penting. Baginya, setiap usaha harus selalu disertai doa dan tawakal. “Semoga seluruh perjuangan selama belajar dan menghadapi ujian menjadi ilmu yang bermanfaat, mendapatkan hasil terbaik,” kata ibunda dari Azarine Ayu Zahira.

 

Ujian TKA Ismuba yang menjadi penutup rangkaian asesmen ini digelar oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah Muhammadiyah Gresik. Di SD Almadany, tes yang berlangsung sejak Senin, 11 Mei 2026, itu dibagi dalam dua sesi per hari, yakni pukul 07.30-09.00 dan 09.30-11.00, dengan masing-masing sesi diikuti oleh 26 peserta.

Editor