Ratusan siswa SD Al Islam tumpah ruah, Rabu pagi, 13 Mei 2026. Bukan untuk upacara, melainkan menggoreskan warna di atas lampion Damar Kurung khas Gresik. Kegiatan ini bentuk respons cepat sekolah atas instruksi Dinas Pendidikan (Diknas) Kabupaten Gresik dalam memeriahkan Festival Damar Kurung 2026.
Lima angkatan, dari kelas 1 hingga 5, terlibat langsung. Sejak pukul 08.00 hingga 10.00 WIB, tangan-tangan kecil itu asyik memadukan cat air. Padatnya halaman tak menyurutkan semangat. Telaten mereka menghias, menuangkan motif aktivitas sehari-hari hingga corak khas Gresik di atas kertas damar kurung yang disediakan Diknas.
Cicik Indrawati, Kepala Sekolah SD Al Islam, menjelaskan, ini bukan sekadar lomba internal. Lebih dari itu, sebuah seleksi wakil sekolah di ajang yang lebih besar. “Siswa diminta menghias damar kurung sebagus mungkin. Karya terbaik akan dikurasi dan dipamerkan di Festival Damar Kurung di Icon Mall Gresik,” ujar Cicik di sela kegiatan.
Lebih dari sekadar instruksi dinas, kegiatan ini menumbuhkan cinta generasi muda pada warisan budaya takbenda Gresik. Lewat cat air dan kuas, siswa diajak mengenal filosofi Damar Kurung sejak dini. Kelak, lampion-lampion ini akan bersanding dengan karya terbaik se-Gresik, menerangi Icon Mall dalam puncak festival mendatang.







