Girimu.com — Keterbatasan waktu tak menjadi penghalang bagi para guru dan karyawan SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik untuk menyajikan penampilan terbaknya. Dengan persiapan hanya empat hari, Kelompok 1 sukses membawakan teaterikal puisi bertema perjuangan dan pergerakan dalam ajang MGKB Upgrading 2026 bertema Gearing Up for The New Academic Session.
Kegiatan yang digelar Majelis Pendidikan Dasar Menengah (Dikdasmen) dan PNF Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik itu berlangsung di Batu, Jumat–Sabtu, 31 Juli–1 Agustus 2026.
Kelompok 1 beranggotakan Ustazah Ulya, Tadz Roni, Tadz Hudzai, Tadz Khinan, Ustazah Yuli, Ustazah Anis, Tadz Dwanda, Tadz Tubagus, Tadz Lutfi, Tadz Ali, Tadz Mifta, Tadz Hasan, dan Tadz Bagus. Mereka mengangkat tema kemerdekaan sebagai bentuk refleksi menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia.
Penampilan dikemas dalam teaterikal puisi yang menggambarkan semangat perjuangan para pahlawan. Alur cerita yang dipadukan dengan sajian siluet layaknya tontonan wayang, pembacaan puisi, dan penghayatan para pemain berhasil mengundang tepuk tangan peserta upgrading dari empat sekolah Muhammadiyah di lingkungan PCM GKB Gresik.
Sutradara Kelompok 1, Tadz Dwanda, mengaku, awalnya tidak mudah menyiapkan penampilan dalam waktu yang sangat terbatas. Namun, kekompakan seluruh anggota menjadi modal utama hingga pementasan berjalan sesuai harapan.
“Alhamdulillah, meski persiapannya hanya empat hari, berkat kekompakan dan kerja sama tim kami bisa menampilkan pertunjukan yang tidak mengecewakan. Semangat teman-teman dan dukungan dari keluarga besar Smamio menjadi energi terbesar kami,” ujarnya.
Menurutnya, proses latihan berlangsung tanpa kendala berarti. Seluruh anggota berkomitmen menjalankan peran masing-masing demi menghasilkan penampilan terbaik.
“Alhamdulillah, tidak ada perbedaan pendapat. Semua mengikuti arahan sutradara,” katanya.
Dwanda menambahkan, tantangan terbesar justru muncul saat harus tampil di hadapan peserta dari empat sekolah Muhammadiyah. Rasa gugup sempat muncul karena waktu latihan yang singkat sempat memicu kekhawatran tentang kualitas aksi panggung mereka. Namun, kekhawatiran itu pupus begitu penampilan mereka berjalan sesuai harapan dan meraih simpati penonton.
“Kami sempat khawatir penampilan tidak maksimal karena persiapan hanya empat hari. Tetapi setelah tampil, Alhamdulillah semua berjalan lancar. Ini menjadi bukti bahwa kerja sama dan saling percaya mampu menghasilkan sesuatu yang membanggakan,” tuturnya.
MGKB Upgrading 2026 tidak hanya menjadi ajang penguatan kapasitas guru dan karyawan menjelang tahun ajaran baru, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan dan menumbuhkan kreativitas. Penampilan Kelompok 1 menjadi salah satu bukti bahwa kolaborasi yang solid mampu melahirkan karya yang berkesan, meski disiapkan dalam waktu yang singkat. (*)


