Bagikan Rapor Tanpa Rangking, SD Al Islam Tekankan Sinergi Sekolah dan Orang Tua

Reporter: Mardiana Zulifah

Berita Sekolah604 Dilihat
banner 468x60

Girimu.com — SD Al Islam menggelar rapat penerimaan rapor siswa kepada orang tua/wali murid, Sabtu (20/6/2026) di Aula SD Al Islam, hasil belajar siswa selama satu tahun ajaran. Kegiatan yang berlangsung dengan suasana khidmat tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antara sekolah dan keluarga siswa dalam mendampingi perkembangan peserta didik.

Cicik Indrawati, Kepala SD Al Islam menyampaikan sejumlah pesan penting terkait pola pendidikan anak, pembiasaan ibadah, target hafalan Al-Quran, serta penerapan Kurikulum Merdeka yang menekankan potensi dan keunikan setiap siswa. Dikatakan, keberhasilan pendidikan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi membutuhkan kerja sama yang erat dengan orang tua di rumah.

“Mendidik siswa harus ada sinergi antara keluarga dan sekolah. Kita harus bersama-sama mendidik anak-anak, baik saat di sekolah maupun di rumah. Namun yang terpenting, jangan sampai anak-anak merasa tertekan,” ujarnya.

Cicik mengajak para orang tua untuk terus mendampingi putra-putrinya dengan pendekatan yang penuh perhatian. Pembiasaan baik yang sudah ditanamkan di sekolah, seperti salat dan mengaji, diharapkan tetap dilanjutkan secara disiplin ketika anak berada di rumah.

Sebagai sekolah dasar Islam, SD Al Islam terus berkomitmen dalam penguatan pendidikan karakter dan nilai-nilai keislaman. Salah satu target utama yang disampaikan adalah setiap lulusan SD Al Islam diharapkan memiliki hafalan minimal Juz 30 alam Al-Quran. Target tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kedekatan dengan Al-Qur’an dan akhlak yang baik.

Dalam kesempatan tersebut, Cicik juga berpesan kepada orang tua agar menyikapi hasil belajar anak dengan bijaksana. Setiap anak, katanya, memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, sehingga tidak tepat jika keberhasilan anak hanya diukur dari angka-angka yang diraih.

Ia berpesan agar orang tua tidak memarahi anak apabila hasil belajar belum sesuai harapan. Sebaliknya, orang tua mesti memberikan dukungan dan motivasi agar anak terus berkembang. Bagi siswa yang memperoleh hasil belajar baik, orang tua juga diharapkan tetap memberikan pendampingan agar semangat belajarnya terus terjaga.

Sejalan dengan penerapan Kurikulum Merdeka, SD Al Islam tidak lagi menerapkan sistem peringkat akademik (ranking). Sekolah menilai, bahwa setiap anak memiliki potensi dan keistimewaan yang berbeda.

“Setiap anak itu punya keistimewaan sendiri-sendiri. Ke depan, penghargaan seharusnya diberikan sesuai dengan kelebihan unik yang dimiliki masing-masing anak,” ungkap Cicik.

Sementara itu, Kepala Madrasah Diniyah Al Islam, Wafiqul Mizan, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya peran orang tua dalam menjaga dan membimbing anak-anak di rumah.

“Janganlah kita meninggalkan generasi yang lemah. Dukungan dari Bapak-Ibu wali murid sangat kami harapkan dalam mendidik putra-putrinya di rumah. Selalu dampingi anak-anak agar tidak lepas dari kontrol kita sebagai orang tua,” tutur Wafiqul Mizan.

Ia berharap, sinergi antara sekolah, Madrasah Diniyah, dan keluarga terus terjalin demi mencetak generasi yang berilmu, berkarakter, dan berakhlak mulia.

Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian rapor di kelas masing-masing bersama wali kelas. Para orang tua juga mendapatkan kesempatan untuk berkonsultasi secara langsung mengenai perkembangan akademik, karakter, dan potensi putra-putrinya.

Melalui kegiatan ini, SD Al Islam menegaskan komitmennya menghadirkan pendidikan yang humanis, Islami, dan berorientasi pada perkembangan setiap anak. (*)

 

Editor