Penampilan Tari Nusantara membuka gelaran Final Moment Angkatan ke-23 SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik atau Spemdalas di Aston Gresik Hotel & Conference Center, Sabtu (20/6/2026).
Mengusung tema When Memories Stay and Greatness Begins, pertunjukan tersebut menghadirkan nuansa kebinekaan sekaligus membangkitkan semangat para tamu yang hadir.
Sebanyak 25 siswa kelas VII dan VIII tampil anggun serta penuh percaya diri. Mereka membawakan rangkaian tarian dari berbagai daerah di Indonesia.
Dengan balutan kostum berwarna-warni yang merepresentasikan budaya Nusantara, para penari menampilkan perpaduan gerak dari tarian Batak, Betawi, Jawa, Kalimantan, hingga Bali.
Tepuk tangan meriah mengiringi setiap pergantian segmen tarian. Formasi yang rapi, ekspresi yang hidup, serta kekompakan para penari memikat perhatian ratusan tamu undangan yang memadati ballroom Aston Gresik.
Pendamping Tari Nusantara, Asischa Andriyani, menjelaskan penampilan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai hiburan. Menurutnya, tarian itu juga menjadi media pembelajaran budaya bagi para siswa.
“Tari Nusantara merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang kaya akan nilai seni, tradisi, dan kearifan lokal. Melalui tarian ini, siswa dapat mengenal keberagaman budaya sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah air,” ujarnya.
Sementara itu, pelatih tari, Retno Windarti, mengungkapkan keberhasilan penampilan tersebut tidak lepas dari proses latihan yang intensif.
Para siswa mengikuti empat kali latihan bersama pelatih, empat kali latihan mandiri bersama guru pendamping, serta satu kali gladi bersih menjelang pementasan.
“Kami tidak hanya melatih gerakan agar kompak, tetapi juga mengajak siswa memahami makna setiap tarian, menata formasi yang kreatif, serta menyesuaikan gerak dengan irama dan tempo musik,” jelasnya.
Apresiasi juga datang dari wali siswa, Dyah Rahayu Purwanti, orang tua Madina Khairani dari kelas IX Fez. Ia menilai konsep pertunjukan yang menggabungkan berbagai tarian daerah menjadi satu sajian merupakan ide menarik.
“Idenya bagus karena bermacam-macam tarian Nusantara dijadikan satu pertunjukan. Tariannya juga terlihat kompak dan dinikmati oleh semua penonton,” ungkapnya.
Dyah mengaku paling menyukai segmen tarian Kicir-Kicir dari Betawi. Menurutnya, bagian tersebut tampil menarik dengan dukungan kostum yang bagus.
“Kostumnya bagus dan tampilannya sangat menarik,” tambahnya.









