Girimu.com – Seluruh guru dan karyawan SMP Muhammadiyah 4 Kebomas (Spemupat) Gresik mengikuti Baitul Arqom Guru dan Karyawan AUM Kebomas yang diselenggarakan oleh Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kebomas. Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh Spemupat, tetapi juga bersama SD Muhammadiyah Giri (SD Muri) dan SD Almadany sebagai bentuk sinergi Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di wilayah Kecamatan Kebomas.
Kegiatan berlangsung selama dua hari, 9–10 Mei 2026, bertempat di Royal Hotel dan Villa Batu. Sebanyak 54 peserta yang terdiri atas jajaran PCM Kebomas, Majelis Dikdasmen dan PNF, serta pendidik dan tenaga kependidikan AUM Kebomas turut ambil bagian dalam kegiatan ini.
Sekretaris PCM Kebomas, Mohammad Yunus, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini dengan keikutsertaan lengkap dari seluruh AUM Pendidikan Kebomas. Ia menegaskan, bahwa Baitul Arqom bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum strategis untuk memperkuat nilai ideologi, spiritualitas, dan profesionalitas tenaga pendidik.
“Setiap Baitul Arqom, kita mendapatkan pembelajaran, pencerahan, hingga insight baru. Harapannya, kegiatan ini menjadi momentum mewujudkan lembaga pendidikan Muhammadiyah yang berintegritas,” ujarnya.
Sementara itu, Bendahara Majelis Dikdasmen dan PNF Kebomas, Nung Muawanah, menegaskan pentingnya kebersamaan dalam membangun kekuatan lembaga pendidikan. Hal ini sejalan dengan semangat One Roof, One Step, One Heart yang menjadi identitas bersama AUM Kebomas.
“Dengan semangat One Roof, One Step, One Heart, kami berharap seluruh AUM Kebomas dapat menjadi satu kesatuan, sekolah satu atap, satu langkah, satu hati, dan satu visi. Dari sinilah akan terbangun sinergi yang kuat untuk menghadirkan pendidikan Muhammadiyah yang berkualitas, berkarakter, dan berkemajuan,” ungkapnya.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas kinerja guru dan karyawan. Semangat kebersamaan yang terbangun selama Baitul Arqom diharapkan terus terjaga dan diimplementasikan dalam lingkungan sekolah, khususnya di Spemupat, sebagai bagian dari upaya menghadirkan pendidikan yang lebih baik dan berintegritas. (*)







