Girimu.com — SMK Muhammadiyah 1 (SMK MUTU) Gresik menggelar workshop intensif, Rabu (15/07/2026). Workshop dilakukan sebagai upaya mendongkrak kualitas lulusan agar semakin relevan dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDIKA).
Kegiatan ini berfokus pada sinkronisasi kurikulum antara guru produktif kejuruan dengan kebutuhan spesifik jurusan yang disinergikan secara apik dengan guru mata pelajaran umum. Workshop strategis ini dilanjutkan dengan agenda krusial, yaitu penyusunan Tujuan Pembelajaran (TP), Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), serta Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mingguan (RPPM) berbasis Kurikulum Merdeka (Deep Learning).
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMK MUTU Gresik, Dliwaul Umam, menegaskan, langkah ini diambil agar tidak ada jarak antara guru produktif dan guru mapel umum, sehingga apa yang diajarkan di kelas bisa selaras dengan apa yang dibutuhkan oleh jurusan, agar nanti membuahkan hasil yang maksimal ketika siswa memasuki lapangan kerja nyata.
“Sinkronisasi ini adalah kunci. Kami ingin memastikan mata pelajaran umum, dapat mendukung penuh kompetensi teknis siswa di masing-masing jurusan produktif, karena bagaimanapun mapel umum juga sangat berpengaruh dengan perkembangan dan pencapaian pembelajaran” ujar Dliwaul Umam dalam sambutannya.
Workshop ini tidak hanya berjalan secara teoretis. Namun, ada pembedahan TP dan ATP serta RPPM yang langsung dipandu oleh Susan Aminah selaku Guru Model. Ia memberikan gambaran nyata bagaimana implementasi pembelajaran di kelas, sehingga hal tersebut nanti akan berlangsung efektif dan bisa mencapai hasil yang maksimal sesuai dengan yang diharapkan jurusan.
Melalui penyusunan perangkat mengajar yang matang dan tersinkronisasi ini, SMK MUTU Gresik optimistis, bahwa proses belajar mengajar pada tahun ajaran berjalan akan jauh lebih efisien, modern, dan berorientasi pada masa depan siswa. Kegiatan ditutup dengan penyerahan draf perangkat pembelajaran yang siap diimplementasikan demi mencetak generasi muda Gresik yang siap kerja dan berdaya saing global. (*)
