Kabar membanggakan dari SMA Muhammadiyah 10 (SMAMIO) GKB Gresik menggema. Sebanyak sembilan dari sepuluh proposal penelitian yang mereka ajukan berhasil menembus seleksi awal Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) Tahun 2026, sebuah capaian langka yang mengukuhkan sekolah ini sebagai lumbung peneliti muda berbakat.
Pengumuman yang dirilis Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur pada Kamis, 16 Juli 2026, itu menempatkan SMAMIO dalam jajaran sekolah dengan tingkat kelolosan proposal yang sangat tinggi pada ajang riset bergengsi tersebut.
Ulyatun Nikmah, Kepala SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik, tak bisa menyembunyikan rasa syukur dan bangga atas capaian para siswanya. “Dengan penuh rasa syukur dan bangga, kami mengucapkan selamat kepada sembilan tim riset SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik (SMAMIO) yang berhasil lolos seleksi proposal Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) Tahun 2026. Prestasi ini merupakan bukti nyata bahwa budaya riset, inovasi, dan berpikir kritis yang terus dikembangkan di SMAMIO telah membuahkan hasil yang membanggakan,” ujar Ulyatun.
Menurutnya, keberhasilan tersebut adalah buah kerja keras siswa, guru pembimbing, serta dukungan orang tua yang tak pernah surut. “Kami mengapresiasi dedikasi, semangat pantang menyerah, dan kolaborasi luar biasa dari para peneliti muda beserta guru pembimbing dalam menghasilkan proposal penelitian yang berkualitas dan berdaya saing. Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus berkarya, berinovasi, serta memberikan kontribusi bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan kemaslahatan umat,” tambahnya. Ia berharap tim yang lolos bisa mempersiapkan diri maksimal untuk tahapan selanjutnya.
Apresiasi serupa datang dari Margiyanto, Pengawas Sekolah cabang dinas pendidikan Kabupaten Gresik. “Selamat buat adik-adik SMAMIO atas lolosnya proposal OPSI. Saya mengapresiasi tinggi atas usaha yang telah dilakukan. Harapan saya semoga memperoleh capaian yang terbaik. Insyaallah pengalaman ini akan sangat bermanfaat bagi masa depan kalian,” ucap Margiyanto.
Anis Shofatun, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, menilai tingginya tingkat kelolosan proposal menunjukkan keberhasilan sekolah dalam membangun budaya akademik berbasis riset. “Alhamdulillah, patut kita syukuri hampir 90 persen proposal penelitian siswa SMAMIO berhasil lolos. Ini menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis dan kreatif telah menjadi bagian dari budaya akademik selama proses pembelajaran. OPSI bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi aktivitas pembelajaran yang bermakna dalam melatih kemampuan berpikir analitis dan menyelesaikan berbagai persoalan kehidupan. Terima kasih kepada seluruh guru pembimbing, semoga siswa SMAMIO sukses pada tahap berikutnya,” jelas Anis.
Hal senada diungkapkan Nanik Rahmawati F., Koordinator Riset SMAMIO. Menurut Nanik, capaian ini menjadi indikator bahwa siswa SMAMIO semakin peka terhadap persoalan di sekitar dan mampu menghadirkan solusi melalui penelitian. “Alhamdulillah, banyaknya proposal penelitian yang diterima membuktikan bahwa siswa SMAMIO telah terbiasa melakukan penelitian dan memiliki kepekaan terhadap berbagai permasalahan di sekitarnya. Semoga solusi-solusi yang dihasilkan dapat bermanfaat, efektif, dan efisien. Prestasi ini juga diharapkan menjadi inspirasi dan penyemangat bagi siswa-siswi lainnya untuk terus berkarya melalui riset,” tutur Nanik.
Keberhasilan meloloskan sembilan dari sepuluh proposal yang diajukan semakin mengukuhkan komitmen SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik sebagai *Career and Research School* yang konsisten membangun budaya riset, inovasi, serta pembelajaran berbasis pemecahan masalah. Sekolah berharap capaian ini menjadi langkah awal menuju prestasi yang lebih tinggi di tingkat nasional sekaligus melahirkan generasi Islami yang unggul, inovatif, dan siap bersaing di era global, kata Nanik.








