HW Smamio Juarai ‘Joko Tingkir Literacy Camp Competition’ di UMLA

Reporter: Fitri Dewi

Berita Sekolah905 Dilihat
banner 468x60

Girimu.com — Suara riuh tepuk tangan pecah di tengah rimbunnya pepohonan Bumi Perkemahan Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA). Di bawah langit Lamongan yang bersahabat, sebuah sejarah baru tertulis.

Qabilah Hizbul Wathan (HW) SMA Muhammadiyah 10 GKB (Smamio) Gresik membuktikan, bahwa kepanduan bukan sekadar soal tali-temali, melainkan juga tentang ketajaman literasi dan kecemerlangan berpikir. Perjalanan yang dimulai sejak Jumat (8/5/2026) hingga Ahad (10/5/2026) ini bukan sekadar ajang berkemah biasa. Bertajuk Joko Tingkir Literacy Camp Competition, ajang yang dihelat oleh Kafilah HW UMLA ini menjadi medan pembuktian bagi puluhan Qabilah setingkat SMA/SMK se-wilayah Lamongan, Gresik, dan sekitarnya.

Didampingi oleh Ustadz Hasan Mahrobi sebagai guru pendamping, delapan ksatria Smamio dengan komposisi: Rizqi Okta Firdaus, Rizqi Kurniawan Al Mubarok, Dhirgham Haidar Arhab, Riffat Zidan Al Ghary, Muhammad Wildan Zharfan, Muhammad Nabhan Zulfadli Utomo, Hasby Habiburrahman, dan Elvan Jauhar Mumtaz, mereka datang dengan satu visi: membawa pulang kebanggaan.

Udara dingin malam perkemahan tidak menyurutkan semangat mereka saat harus berhadapan dengan berbagai macam perlombaan. Mulai dari adu strategi di keterampilan pionering, kelincahan dalam tari kreasi semaphore, kedalaman argumen dalam menulis essay, hingga kelembutan jemari dalam guratan kaligrafi.

Momen paling mendebarkan terjadi saat babak final Lomba Cerdas Cermat. Di hadapan lawan-lawan tangguh dari berbagai sekolah, tim HW SMAMIO tampil begitu dominan. Jawaban demi jawaban dilontarkan dengan tenang namun pasti. Ketajaman wawasan mereka membawa Qabilah HW Smamio melesat jauh meninggalkan pesaingnya, hingga akhirnya dinobatkan sebagai Juara I Lomba Cerdas Cermat.

Tak berhenti di situ, prestasi membanggakan juga datang dari sudut seni Islami. Lewat ketelitian dan estetika yang tinggi, tim Smamio berhasil mengamankan podium sebagai Juara III Lomba Kaligrafi.

Ustadz Hasan Mahrobi mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian anak didiknya. Baginya, kemenangan ini adalah buah dari latihan disiplin dan karakter kuat yang selama ini ditanamkan di sekolah.

“Ini adalah bukti, bahwa kader Hizbul Wathan Smamio adalah kader yang literat. Mereka tidak hanya tangguh di lapangan, tapi juga unggul secara intelektual dan seni,” ujarnya di sela-sela pembongkaran tenda di hari terakhir.

Dengan seragam kebanggaan yang berhias hasduk hijau putih, para siswa ini pulang ke Gresik tidak hanya membawa piala, tetapi juga pengalaman berharga tentang arti persaudaraan dan sportivitas di bawah naungan sinar sang surya Muhammadiyah. (*)

Editor