Inginkan Siswa Berwawasan dan Bercita-cita Global, Kelas di SD Muhammadiyah 1 Driyorejo Kini Gunakan Nama Negara

Reporter: Elisyah Susanty

Berita Sekolah87 Dilihat
banner 468x60

 

Girimu.com – SD Muhammadiyah 1 Driyorejo (SD Mudri) Gresik menggelar sosialisasi Tahun Ajaran 2026/2027 dengan menghadirkan inovasi baru berupa penamaan kelas menggunakan nama-nama negara. Program tersebut diperkenalkan kepada orang tua siswa melalui sosialisasi yang dilaksanakan dalam dua tahap sebagai bagian dari penyambutan tahun ajaran baru.

Sosialisasi tahap pertama dilaksanakan pada Sabtu (4/7/2026) bagi orang tua peserta didik kelas 1. Sementara tahap kedua digelar pada Sabtu (11/7/2026) untuk orang tua siswa kelas 2 hingga kelas 6. Kegiatan berlangsung di lingkungan sekolah dengan pembagian waktu, yakni pukul 08.00–09.00 WIB untuk kelas 2 dan 3, sedangkan pukul 09.00–10.00 WIB diperuntukkan bagi kelas 4 hingga kelas 6.

Kepala SD Muhammadiyah 1 Driyorejo, Debbie Chintya Rose, SPd, menyampaikan, sosialisasi tersebut bertujuan menyampaikan berbagai program sekolah sekaligus mengenalkan identitas baru yang akan menjadi ciri khas SD Mudri pada tahun ajaran 2026/2027.

“Tahun 2026 ini kami menghadirkan penyegaran melalui penamaan kelas menggunakan nama–nama negara. Sebelumnya, kelas kami menggunakan nama para sahabat Nabi Muhammad SAW seperti Abu Bakar Ash Shiddiq, Umar Bin Kattab, Utsman Bin Affan, dan Ali Bin Abi Thalib. Kini kami menghadirkan filosofi baru yang diharapkan mampu menumbuhkan mimpi dan wawasan global peserta didik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penamaan kelas disesuaikan dengan program unggulan yang dimiliki sekolah. Pada Tahfidz Class Program (TCP), kelas menggunakan nama negara yang memiliki sejarah dan identitas kuat dalam peradaban Islam, seperti Yordania, Qatar, Arab Saudi, Turkiye, dan Palestina. Sementara pada English Class Program (ECP), kelas menggunakan nama negara maju, yang dikenal memiliki kualitas pendidikan dan perkembangan teknologi yang baik, seperti Denmark, Swiss, Australia, dan Germany.

Menurut kepala sekolah yang memasuki tahun pertama jabatannya ini, filosofi tersebut diharapkan mampu memotivasi siswa untuk memiliki cita-cita besar. Tidak hanya mengenal nama negaranya, tetapi juga terdorong untuk mempelajari budaya, bahasa, pendidikan, hingga suatu hari dapat mengunjungi atau menempuh pendidikan di negara-negara maju tersebut.

“Kami ingin anak–anak memiliki mimpi yang luas. Ketika setiap hari mereka menyebut nama kelasnya, mereka akan mengenal dunia lebih dekat dan memiliki semangat untuk belajar demi meraih impian itu,” tandasnya.

Sebanyak 433 siswa mengikuti pembelajaran di SD Muhammadiyah 1 Driyorejo pada Tahun Ajaran 2026/2027. Melalui sosialisasi dua tahap ini, sekolah juga menyampaikan informasi mengenai program pembelajaran, budaya sekolah, serta penguatan karakter yang menjadi fondasi pendidikan di SD Mudri. Didampingi oleh kepala urusan kesiswaan dan kurikulum, wali murid terlihat antusias dengan beberapa program baru yang diluncurkan oleh SD Mudri.

Dengan inovasi penamaan kelas tersebut, SD Muhammadiyah 1 Driyorejo Gresik berharap mampu menghadirkan suasana belajar yang lebih inspiratif, memperluas wawasan global peserta didik, serta menguatkan identitas sekolah sebagai lembaga pendidikan yang adaptif, berkarakter, dan berkemajuan. (*)

 

Editor