GIRIMU.COM — Dalam rangka memperingati peristiwa agung Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, PAUD Aisyiyah Mojopetung, Kecamatan Dukun, Gresik menyelenggarakan lomba Membuat Miniatur Ka’bah (Mamamia), Sabtu (17/1/2026). Kegiatan ini berlangsung dengan penuh keceriaan, semangat, dan nuansa religius yang kental di lingkungan sekolah.
Lomba Mamamia diikuti oleh 34 peserta yang berasal dari Kelompok Bermain Al Walidah Aisyiyah 22 dan TK Aisyiyah 23 Mojopetung. Anak-anak mengikuti lomba bersama orang tua mereka sebagai bentuk kolaborasi dan kebersamaan dalam proses pembelajaran. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya sekolah dalam mengenalkan nilai-nilai Islam secara menyenangkan dan bermakna sejak usia dini.
Sejak pag, para peserta telah hadir dengan membawa berbagai bahan sederhana seperti kardus, kertas warna, daun-daunan, batu kerikil dan perlengkapan hias lainnya. Suasana lomba dipenuhi dengan tawa, semangat belajar, serta interaksi positif antara anak dan orang tua.
Siti Khabibah, guru Kelompok Bermain Al walidah Aisyiyah Mojopetung, menyampaikan, kegiatan ini bertujuan menanamkan kecintaan anak terhadap ajaran Islam, khususnya mengenalkan Ka’bah sebagai kiblat umat Islam dan peristiwa Isra’ Mi’raj sebagai tonggak penting dalam perintah sholat lima waktu. Selain itu, lomba ini juga menjadi sarana untuk mengembangkan kreativitas, melatih motorik halus, serta membangun rasa percaya diri anak.
“Melalui kegiatan lomba miniatur ka’bah ini, kami berharap anak-anak dan bunda-bunda semakin kompak, semangat untuk berkreasi,” ujarnya.
Proses penilaian dilakukan oleh dewan juri yang terdiri atas guru-guru PAUD Aisyiyah Mojopetung dengan memperhatikan beberapa aspek, di antaranya kerapian, kesesuaian bentuk miniatur dengan Ka’bah, serta kreativitas. Dari hasil penilaian tersebut, dipilih karya terbaik dari setiap kelas sebagai bentuk apresiasi atas usaha dan kreativitas peserta.
Kegiatan lomba ini juga mendapat sambutan positif dari para orang tua/wali murid. Mereka mengapresiasi program sekolah yang melibatkan peran aktif orang tua dalam kegiatan pembelajaran anak. Selain mempererat hubungan orang tua dan anak, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara sekolah dan keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Acara ditutup dengan doa bersama serta penyerahan penghargaan kepada para peserta lomba. Melalui kegiatan ini, PAUD Aisyiyah Mojopetung berharap dapat terus menghadirkan kegiatan edukatif, religius, dan inspiratif dalam menanamkan nilai-nilai Islam serta membentuk karakter anak sejak usia dini. (*)
Kontributor: Linda Fithrotin






