GIRIMU.COM — SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik (Spemdalas) kembali menyelenggarakan kegiatan Keputrian untuk siswi kelas IX pada Jumat (6/2/2026). Kegiatan ini mengangkat tema “Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam Perspektif Islam” dan dilaksanakan di lingkungan sekolah dengan suasana yang tertib dan antusias.
Kegiatan keputrian ini menghadirkan Rizky Mutiara C.A., SPd, sebagai pemateri utama yang menyampaikan materi seputar pengertian AI, manfaat penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari, serta batasan etis pemanfaatan teknologi menurut ajaran Islam. Sementara itu, jalannya kegiatan dipandu oleh moderator dari kalangan siswi dan guru pendamping keputrian.
Dalam pemaparannya, Rizky menjelaskan, bahwa AI merupakan teknologi yang berfungsi sebagai alat bantu manusia untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas, termasuk di bidang pendidikan.
“Namun demikian, penggunaan AI harus disertai dengan sikap kritis, tanggung jawab, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Islam, seperti kejujuran, amanah, dan adab dalam mencari ilmu,” ujar Rizky.
Materi juga diperkuat dengan dalil Al-Quran, salah satunya QS. Al-Isrā’ (17): 36
وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ ۚ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَٰئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولًا
“Dan janganlah engkau mengikuti sesuatu yang tidak engkau ketahui. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati nurani, semua itu akan diminta pertanggungjawabannya.”
Ayat ini menegaskan pentingnya tidak mengikuti sesuatu tanpa ilmu pengetahuan. Hal ini menjadi pengingat bagi para siswi agar tidak menerima informasi dari teknologi secara mentah, tetapi melakukan verifikasi dan menggunakan akal serta hati nurani.
Kegiatan ini menjadi ruang bagi siswi untuk memahami bahwa teknologi modern, termasuk AI, dapat dimanfaatkan sebagai sarana kebaikan apabila digunakan secara bijak dan sesuai tuntunan Islam. Melalui kegiatan keputrian ini, diharapkan siswi Spemdalas mampu menjadi generasi Muslimah yang cerdas, kritis, berakhlak mulia, serta bijak dalam menghadapi perkembangan teknologi di era digital. (*)
Kontribtor: Ain Nurwindasari
