Kreatif dan Edukatif, Siswa SD Al Islam Cerme Jadi ‘Koboi Toy Story’ di Hari Keempat Fortasi

Reporter: Mardiyana Zulifah

Berita Sekolah15 Dilihat
banner 468x60

Girimu.com — Rangkaian Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa (Fotasi) hari keempat di SD Al Islam Cerme, Gresik berlangsung penuh semangat, tawa, dan keceriaan pada Kamis (16/7/2026). Memasuki pertengahan pekan orientasi, para siswa baru diajak tampil lebih berani, percaya diri, dan adaptif di lingkungan sekolah melalui berbagai aktivitas edukatif yang interaktif.

Sejak pagi hari, atmosfer sekolah sudah terasa hangat. Para siswa baru dipandu untuk mengenal angka (introducing numbers) menggunakan dua bahasa asing sekaligus:
Bahasa Arab bersama Ustadzah Mardiyana Zulifah (guru Ismuba) dan1 Bahasa Inggris bersama Ustadzah Nur Fitri Wulandari. Tidak hanya belajar bahasa, siswa juga diajak aktif menyusun kesepakatan kelas (class agreement) bersama wali kelas 1 A dan 1 B.

“Kegiatan ini sengaja dirancang agar anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mampu memahami aturan bersama serta menghargai komitmen dengan cara yang menyenangkan,” ujar Fitriya Hanik, Wali Kelas 1 A.

Suasana sekolah semakin meriah pascajam istirahat. Halaman kelas 1 mendadak disulap menjadi arena petualangan seru bertema film animasi populer, Toy Story. Uniknya, seluruh siswa baru beserta guru pendamping kompak mengenakan kostum ala karakter Toy Story. Mereka tampil menggemaskan mengenakan atasan bermotif kotak-kotak yang dipadukan dengan rompi bermotif sapi khas koboi.

Menurut Ketua Panitia Fortasi 2026, Shofiyaturrohmah, kostum-kostum menggemaskan ini lahir dari tangan kreatif para orang tua siswa.
Bahan utamanya: kain flanel putih yang dikombinasikan dengan flanel hitam. Sementara pembuatannya merupakan karya mandiri seluruh wali murid baru SD Al Islam Cerme di rumah masing-masing. Selanjujtnya, rompi flanel buatan sendiri dipadukan manis dengan bawahan celana atau rok jins. Kolaborasi ini menunjukkan sinergi dan dukungan yang luar biasa dari para orang tua untuk menyukseskan hari-hari pertama anak mereka di sekolah.

Puncak keseruan hari keempat ini ada pada sesi Fun Game. Para siswa ditantang untuk menguji ketangkasan dan fokus mereka melalui permainan menembak sasaran berupa tumpukan gelas kertas. Dengan gaya layaknya koboi cilik yang andal, anak-anak berkonsentrasi penuh dan antusias mengarahkan bidikan mereka ke sasaran. Gelak tawa dan sorak-sorai pun langsung pecah setiap kali ada gelas yang berhasil dijatuhkan.

Keceriaan terpancar jelas dari salah satu siswa baru kelas 1, Nozel. Sambil memegang mainannya, ia mengaku sangat menikmati permainan bertema Barat ini.

“Senang sekali bisa bermain ala koboi, walaupun dengan alat yang sederhana,” ungkap Nozel dengan wajah sumringah penuh kemenangan.

Sebagai penutup hari yang penuh petualangan, keceriaan para siswa disempurnakan dengan pembagian hadiah manis berupa permen lolipop yang dibawa pulang dengan senyum lebar.
Melalui kegiatan Fortasi yang kreatif dan penuh kehangatan ini, SD Al Islam Cerme berharap para siswa baru dapat memulai perjalanan akademik mereka dengan rasa percaya diri yang tinggi, kemandirian, serta kegembiraan yang tulus. (*)

Editor