Girimu.com — SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas) Gresik mengajak para siswanya mengenali potensi diri, menuliskan mimpi (cita-cita), dan menguatkan komitmen. Hal itu terungkap dalam pertemuan perdana Lift Skill pada, Jumat (17/7/2026)
Melalui media sederhana berupa sticky notes, para siswa diajak untuk mengenali potensi diri, menetapkan tujuan, serta membangun komitmen sebagai bekal menghadapi masa depan. Pada pertemuan pertama ini, siswa kelas 8 mengikuti kegiatan Personal Organization & Time Management dengan menuliskan tiga target yang ingin dicapai selama satu semester. Isinya, tiga kebiasaan baik yang ingin dibangun, serta satu kebiasaan yang ingin ditinggalkan.
Sementara siswa kelas 9 mengikuti kegiatan Planning My Future dengan menuliskan cita-cita setelah lulus SMP, hal-hal yang perlu dipersiapkan mulai sekarang, serta komitmen yang akan dijalankan selama kelas 9. Setelah selesai menulis, siswa berdiskusi dalam kelompok kecil untuk saling bertukar ide dan memberikan masukan. Setiap kelompok kemudian memilih tiga hasil yang dinilai paling inspiratif untuk dipresentasikan di depan kelas. Seluruh sticky notes ditempel pada mading kelas sebagai Wall of Goals bagi kelas 8 dan Wall of Commitment bagi kelas 9.
Maulidiya Rizqi Sutanto dari kelas 8 Ferrum mengaku, kegiatan tersebut membuatnya lebih termotivasi untuk memiliki target yang jelas.
“Saya jadi lebih semangat karena bisa menentukan target yang ingin saya capai. Dengan menuliskannya, saya merasa lebih termotivasi untuk mewujudkan target tersebut dan memperbaiki kebiasaan yang kurang baik,” ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh Cleva Pradiva Putri Trissiyan dari kelas 9 Cordoba. Menurutnya, kegiatan tersebut membantunya menyusun langkah menuju cita-cita.
“Dengan menuliskan tujuan dan komitmen, saya jadi lebih paham apa yang harus saya lakukan selama kelas 9 agar impian saya bisa tercapai,” tuturnya.
Salah satu fasilitator Life Skill, Ustadzah Ashifaun Najah, SPd, mengatakan, bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal bagi siswa untuk membangun karakter melalui kebiasaan menetapkan tujuan dan berkomitmen menjalankannya.
“Kami berharap siswa tidak hanya berani bermimpi, tetapi juga memiliki tekad untuk mewujudkannya melalui kebiasaan baik yang dilakukan setiap hari,” jelasnya. (*)







