GIRIMU.COM – Puluhan siswa Madrasah Ibtidaiyah Islamiyah Mojopetung (MIISMO) Dukun Gresik mengikuti pelatihan thoharoh atau tata cara bersuci pada Sabtu, 7 Maret 2026. Kegiatan yang digelar pada hari kedua Pondok Ramadan ini tidak hanya memberikan materi teori, tetapi juga praktik langsung agar siswa memahami cara bersuci yang benar dalam kehidupan sehari-hari.
Pelatihan yang berlangsung di Musholla Baitul Makmur Perguruan Muhammadiyah Mojopetung tersebut diikuti sekitar 40 siswa kelas 4 hingga kelas 6. Para siswa mendapatkan bimbingan langsung mengenai tata cara wudhu, mandi besar, tayamum, serta cara bersuci dari hadas besar.
Kepala MIISMO, Alfah, yang menjadi pemateri utama menjelaskan bahwa pemahaman tentang thoharoh sangat penting bagi anak-anak karena menjadi dasar dalam menjalankan ibadah.
“Thoharoh adalah salah satu aspek penting dalam agama Islam. Oleh karena itu kami ingin mengajarkan siswa tentang tata cara thoharoh yang benar sejak dini,” ujarnya.
Dalam sesi praktik, siswa diajarkan langkah-langkah bersuci secara benar, mulai dari membasuh wajah, tangan, dan kaki saat berwudhu, hingga cara mengusap kepala dan membasuh kaki dengan sempurna. Mereka juga mempraktikkan tata cara mandi besar, termasuk cara membersihkan rambut dan seluruh anggota tubuh.
Salah satu siswa kelas 5, Airin, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut karena bisa langsung mempraktikkan materi yang dipelajari.
“Bu saya senang sekali hari ini. Meskipun seluruh badan dan bajuku basah kuyup, saya senang karena selain dapat materi thoharoh, prakteknya juga lebih mengasyikkan. Alhamdulillah sekarang saya sudah tahu cara mandi besar yang benar,” katanya dengan wajah gembira.
Guru MIISMO, Luluk Wahyuni, menambahkan bahwa pelatihan thoharoh merupakan bagian dari upaya sekolah dalam memperkuat pendidikan agama bagi siswa.
“Kami berharap siswa dapat mengamalkan ilmu thoharoh yang telah dipelajari dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, MIISMO berharap para siswa tidak hanya memahami teori bersuci, tetapi juga mampu mempraktikkannya dengan benar sebagai bagian dari pembiasaan ibadah sejak usia dini.






