GIRIMU.COM — Sebanyak lima kepala Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Driyorejo, Gresik, menerima buku Rencana Tindak Lanjut (RTL) Baitul Arqom Ramadhan 1447 H sebagai bentuk komitmen penguatan ideologi dan tata kelola kelembagaan. Penyerahan buku tersebut dilakukan secara simbolis dalam rangkaian kegiatan Baitul Arqom yang digelar oleh PCM Driyorejo pada Sabtu (28/2/2026).
Buku RTL ini menjadi pedoman implementasi hasil pembinaan yang telah diikuti para kepala sekolah, guru, dan karyawan AUM selama 2 hari kegiatan berlangsung pada Jumat – Sabtu (27-28/2/2026). Tidak sekadar dokumen administratif, RTL tersebut berisi program konkret yang harus dijalankan dan dievaluasi secara berkala tiap 3 bulan sekali dalam kurun waktu satu tahun ke depan.
Mengambil tema “Menenguhkan Iman, Memajukan Dakwah, Mengokohkan Persyarikatan”, Baitul Arqom diikuti oleh 85 peserta yang berasal dari 5 AUM Driyorejo. Acara digelar di aula lantai 3 SD Muhammadiyah 1 Driyorejo.
Ketua Majelis Dikdasmen PCM Driyorejo, Sutikno, menegaskan, bahwa Baitul Arqom bukan hanya forum seremonial, melainkan momentum konsolidasi nilai dan arah gerak persyarikatan.
“Setelah mengikuti Baitul Arqom, para pimpinan AUM harus mampu menerjemahkan materi menjadi aksi nyata di unit masing-masing. RTL inilah instrumen pengawalnya,” ujarnya.
Lima kepala AUM yang menerima buku tersebut berasal dari unit pendidikan SD Muhammadiyah 1 Driyorejo (SD Mudri), SMP Muhammadiyah 14 Driyorejo (Spemia), KB – TK Aisyiyah Bustanul Athfal 38 Driyorejo, KB – TK ABA 45 Bambe, dan KB – TK ABA 49 Griya Kencana. Kelima sekolah tersebut berada di bawah naungan PCM/PCA Driyorejo. Mereka menyatakan kesiapan untuk menjalankan setiap poin yang telah dirumuskan, mulai dari penguatan budaya kerja Islami, peningkatan kedisiplinan, hingga pembinaan karakter berbasis nilai Al-Islam dan Ke-Muhammadiyahan.
Teguh Abdillah, SPd, MPd, Ketua Panitia Baitul Arqom memnyampaikan, RTL yang dicetak berupa buku saku tersebut akan menjadi perangkat monitoring selama satu tahun yang akan dilakukan secara bertahap guna memastikan setiap rencana benar–benar terealisasi.
“Evaluasi berkala juga akan menjadi bagian dari sistem pembinaan berkelanjutan agar program tidak berhenti pada tataran wacana”, ungkapnya.
Muhamamd Husen Al Asy’ari, SPd, salah satu kepala AUM dari Spemia menyampaikan, Buku RTL menjadi pengingat sekaligus penyemangat untuk terus berbenah. “Kami menyadari amanah ini tidak ringan. Namun dengan panduan yang jelas dan dukungan bersama, kami optimistis dapat menjalankannya,” tuturnya.
Dengan penyerahan Buku RTL Baitul Arqom 1447 H ini, PCM Driyorejo berharap tercipta sinergi yang semakin solid di antara seluruh AUM. Komitmen selama setahun ke depan menjadi langkah strategis untuk mewujudkan tata kelola yang profesional, berkemajuan, dan tetap berlandaskan nilai-nilai persyarikatan. (*)




