GIRIMU.COM — SMA Muhammadiyah 10 GKB (Smamio) Gresik menyelenggarakan kegiatan strategis bertajuk Sharing Session Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2027 yang mengusung tema besar “Empowering Academic Insight Into Future Ready Achievement“. Acara yang berlangsung pada Jumat (17/4/2026) di Cordoba Convention Hall ini menjadi momentum penting bagi sekolah untuk menyelaraskan strategi pendidikan dengan kebijakan pemerintah pusat.
Hadir sebagai narasumber otoritatif, Prof Biyanto, MAg, selaku Staf Ahli Mendikdasmen dan Muadz Anshori, SE dari Pusat Asesmen Pendidikan. Dalam sesi pemaparan ditekankan, bahwa kebijakan kementerian saat ini sedang bergeser pada paradigma asesmen yang tidak lagi sekadar mengejar angka-angka kuantitatif. Fokus utama kini terletak pada pendekatan deep learning (pembelajaran mendalam) yang mengintegrasikan tiga konsep utama, yaitu assessment of learning, for learning, dan as learning. Pendekatan ini dirancang secara khusus untuk menjawab tantangan krisis pembelajaran (learning loss) sekaligus memperkuat pilar literasi, numerasi, dan karakter kewargaan bagi para siswa.
Mengenai kedudukan TKA itu sendiri, Prof Biyanto memberikan penegasan, bahwa sistem ini hadir untuk melengkapi, bukan menggantikan peran penilaian oleh satuan pendidikan. TKA, lanjutnya, hanya mengukur capaian akademik pada mata pelajaran tertentu, tanpa mengambil alih seluruh kompetensi yang diukur, sehingga keputusan kelulusan siswa tetap berada sepenuhnya di tangan sekolah masing-masing.
Namun, hasil TKA memiliki nilai strategis yang tinggi, karena akan berfungsi sebagai validator nilai rapor pada jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) guna memastikan objektivitas, serta menjadi salah satu instrumen penting dalam jalur prestasi pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Kepala Smamio, Ulyatun Nikmah, MPd, menyatakan, kesuksesan dalam menghadapi TKA ini merupakan tanggung jawab kolektif sesuai dengan semangat “We Can Together Sukses TKA”. Sebagai Career and Research School, Smamio berkomitmen penuh untuk mengarahkan siswa menuju jenjang karier yang selaras dengan minat dan bakat mereka. Ia juga menggarisbawahi, bahwa setiap keberhasilan yang diraih sekolah merupakan buah dari sinergi harmonis antara pihak sekolah, siswa, dan dukungan penuh dari orang tua (ayah bunda) yang melibatkan seluruh elemen kurikulum, kesiswaan, Humas, Ismuba, hingga sarana prasarana.
Untuk memastikan kesiapan siswa, Smamio telah menjalankan program pendampingan TKA secara sistematis sejak dini. Persiapan dimulai dari jenjang kelas X dan XI melalui berbagai tes internal maupun eksternal, yang kemudian diintensifkan saat memasuki kelas XII. Rangkaian program tersebut mencakup sosialisasi pemilihan mata pelajaran TKA bersama narasumber ahli, pelaksanaan try out berkala, hingga layanan konseling karier dan psikotes. Dengan adanya bimbingan pemilihan jurusan kuliah sejak kelas XI, sekolah berharap para siswa memiliki landasan yang kokoh untuk menapaki jenjang pendidikan tinggi dan karier di masa depan. (*)







