Spemdalas Gelar Pameran Student Project Virtual Perdana

banner 468x60

GIRIMU.COM — SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas) Gresik kembali menorehkan inovasi dalam proses pembelajarannya. Untuk pertama kalinya, sekolah ini menyelenggarakan panen hasil belajar Student Project secara virtual, Senin (9/2/2026).

Pameran digital tersebut menampilkan karya siswa kelas IX, berupa poster dan infografis dengan tema “Ramadan dalam Lensa Sosial Ekonomi.” Sebanyak 24 poster/infografis digital karya siswa kelas IX A hingga F dipamerkan dalam ruang pameran virtual berbasis 3D. Melalui tautan metastep yang dibagikan guru pengampu, pengunjung dapat masuk ke galeri menggunakan komputer, ponsel, bahkan perangkat VR. Dengan avatar masing-masing, siswa menelusuri ruang pameran dan menikmati karya secara interaktif menggunakan kursor atau kontrol layar.

Setiap siswa yang sudah mengunjungi pameran virtual menuliskan pengalamannya di selembar stiky note. Selanjutnya stiky note ditempelkan di selembar kertas manila yang tertempel di papan tulis.

Nikita Helia Ramadhani (9E) mengungkapkan pengalamannya. “Seru bisa seru, karena punya pengalaman baru dalam metode pembelajaran,” ungkapnya. Nikita menyukai poster yang judulnya Tradisi Ngabuburit Saat Ramdhan (9F),  posternya bagus dengan informasi sangat lengkap.

Pengakuan serupa disampaikan oleh Muhamad Yogi Anugrah Pratams (9E). Yofi mengungkapkan, mengunjungi pameran virtual via metateps ini keren dan inovatif, karena belum pernah berlangsung. Yofi mengaku baru pertama kali mengunjungi pameran virtual. Menurut dia, ini metode belajar baru yang membuat belajar menjadi lebih seru dan tidak membosankan.

Wakil Kepala Spemdalas Bidang Kurikulum, Ustadzah Jamila, MPd, menjelaskan, bahwa Student Project merupakan kegiatan kokurikuler lintas mata pelajaran yang dirancang untuk memperkuat dimensi profil lulusan.

“Melalui tema ini, murid diajak menggali lebih dalam pengaruh bulan Ramadan terhadap kehidupan sosial dan ekonomi. Gagasan mereka kemudian dituangkan dalam bentuk poster atau infografis digital,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, pameran virtual ini memanfaatkan platform metastep (sebelumnya artstep). Pameran berhasil disiapkan oleh siswa kelas IX DTCP: M. Ghaisan Athalah, M. Al Kautsar Afroz, dan Hasnah Aulia Aryang, di bawah bimbingan Ustadzah Citra, selaku Koordinator DTCP (Digital Teknology Class Program) dan Virtual Class.

“Melalui pameran virtual ini, kami tidak hanya memamerkan karya siswa, tetapi juga menghemat sumber daya dan meminimalkan timbulnya sampah yang biasanya muncul pada pameran fisik,” tambahnya.

Pameran Student Project virtual ini menjadi bukti, bahwa Spemdalas terus bergerak adaptif dengan perkembangan teknologi, sekaligus menanamkan kesadaran sosial, kreativitas, dan kepedulian lingkungan kepada para siswanya—sebuah panen karya yang relevan, inspiratif, dan ramah masa depan. (*)

Kontributor: Fitri Wulandari

Author