GIRIMU.COM — Kegiatan Pondok Ramadan di MI Islamiyah Mojopetung (MIISMO) ditutup dengan aksi berbagi takjil oleh para siswa pada Selasa (10/3/2026). Kegiatan yang dilaksanakan di depan Perguruan Muhammadiyah Mojopetung tersebut berlangsung penuh semangat meskipun sempat diguyur hujan deras.
Persiapan pembagian takjil dimulai sejak pukul 14.00 WIB. Guru bersama pengurus IPM Kids bekerja sama menyiapkan makanan takjil dengan memasukkan berbagai jajanan tradisional ke dalam kotak kardus serta kantong plastik yang telah disediakan. Sekitar 180 kotak takjil berhasil disiapkan untuk dibagikan kepada masyarakat yang melintas di sekitar lokasi.
Setelah salat Asar, para siswa mulai berdatangan dan berkumpul di madrasah untuk mengikuti pengarahan sebelum pembagian takjil. Kegiatan berbagi takjil kemudian dilaksanakan sekitar pukul 16.30 WIB di depan Perguruan Muhammadiyah Mojopetung.
Dengan penuh antusias, mereka tetap membagikan takjil kepada para pengguna jalan dan masyarakat sekitar. Tak lama berselang, hujan deras turun mengguyur kawasan tersebut. Usai kegiatan berbagi, seluruh siswa kembali ke kelas untuk mengikuti sesi materi sambil menunggu waktu berbuka puasa.
Kepala MI Islamiyah Mojopetung, Alfah, SPd, memberikan materi yang disambut antusias oleh para siswa. Mereka Nampak menyimak dengan seksama setiap penjelasan yang disampaikan.
Menjelang akhir kegiatan, salah satu siswa diminta maju untuk menceritakan pengalaman mereka selama menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. M. Yusuf Rahman, Siswa kelas IV, dengan berani maju untuk berbagi cerita di hadapan teman-temannya.
Ia menceritakan pengalamannya saat menjalani sahur hingga berbuka puasa. Dalam ceritanya, Yusuf juga mengungkapkan bahwa adiknya turut mencoba berpuasa.
“Adik aku juga berpuasa, tapi cuma setengah hari karena belum kuat. Tidak apa-apa, karena masih belajar berpuasa,” katanya.
Kegiatan Pondok Ramadan hari terakhir ini kemudian ditutup dengan buka puasa bersama. Menu soto yang telah disiapkan oleh ibu-ibu IWAMISMO (Ikatan Wali Murid MI Islamiyah Mojopetung) menambah kehangatan kebersamaan para siswa, guru, dan panitia.
Setelah berbuka, kegiatan dilanjutkan dengan salat Maghrib berjamaah di musala Baitul Makmur yang berada di kompleks Perguruan Muhammadiyah Mojopetung. Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa tidak hanya belajar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sosial serta semangat berbagi kepada sesama selama bulan suci Ramadan. (*)





