Girimu.com — Kegiatan yang begitu menarik berlangsug pada Kemah Akhir Pekan (Kemahiran) di Bumi Perkemahan (Buper) Semen Indonesia Gresik (SIG), Sabtu (13/6/2026. Kegiatan yang dimaksud adalah makan krayahan yang melibatkan para siswa tiga sekolah jenjang sekolah dasar, yakni SD Muhammadiyah Manyar (80 siswa), MI Muhammadiyah 1 Gumeno (12 siswa), dan MI Muhammadiyah 2 Karangrejo (15 siswa),
Momen itu menjadi yang paling seru dan berkesan dalam kegiatan Kemahiran tersebut. Krayahan, merupakan cara makan tradisional yang melibatkan 7-10 siswa yang berbagi satu lengser (wadah) berisi hidangan, yang kemudian disantap bersama-sama dengan tangan (tanpa sendok makan) di alam terbuka. Peserta kemah yang merupakan siswa kelas IV dari tiga sekolah/madrasah itu berlangsung meriah dan menjadi pengalaman unik sekaligus mengeratkan kebersamaan mereka.
“Saya baru pertama kali makan secara krayahan di alam terbuka begini. Rasanya lebih asyik,” ungkap salah satu siswa dari SD Muhammadiyah Manyar, Maryam Ahnafi Bakhru, kelas IV Cordoba
Sementara Senja Kirana dari MI Muhammadiyah 1 Gumeno menambahkan, awalnya ia mengaku agak malu, karena makan pakai tangan. Tetapi, lama-lama jadi seru. Makan bareng, lanjutnya, jadi lebih hangat dan akrab.
Tak kalah antusias, salah satu siswa dari MI Muhammadiyah 2 Karangrejo, Sahlan Rizky Al Fatih, menyampaikan, bahwa makan krayahan ini membuatnya belajar tentang kebersamaan dan saling berbagi. Selain itu, ia juga menyampaikan, suasana alam yang segar juga membuat para siswa semakin betah berlama-lama.
Ramanda Hasan, Ketua Pelaksana Kemahiran mengatakan, bahwa kegiatan makan krayahan ini tidak hanya memberikan pengalaman kuliner yang khas, tapi juga memperkuat nilai-nilai kebersamaan, kerja sama, dan rasa saling menghargai antarpeserta.
“Suasana alam terbuka yang asri di Buper SIG Gresik semakin menambah kehangatan momen tersebut, menegaskan, bahwa belajar dan bersosialisasi bisa dinikmati dengan cara yang menyenangkan,” jelasnya.
Dengan konsep makan bersama yang sederhana namun sarat makna ini, Kemah Akhir Pekan berhasil menciptakan pengalaman tak terlupakan bagi para siswa, menjadi bagian indah dari perjalanan mereka sebagai Pandu Athfal yang sedang naik tingkat ke jenjang Pengenal. (*)







