Girimu.com — Pimpinan Daerah (PD) Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kabupaten Gresik menggelar Simposium Nasional Guru Muhammadiyah, Kamis (8/5/2026). Simposium ini diikuti oleh perwakilan guru dari masing-masing sekolah mulai dari tingkat PAUD Aisyiyah, SD, SMP, hingga SMA/SMK Muhammadiyah se-Kabupaten Gresik.
Mengusung tema “Guru Muhammadiyah: Inspiratif, Inovatif, dan Kolaboratif untuk Pendidikan Bermutu”, simposium yang dihelat dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ini dihadiri oleh jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik serta Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur.
Tepat pukul 08.30 WIB, perhelatan besar kali ini dilangsungkan di Hall Sang Pencerah lantai 8 Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG). Dengan mengenakan stelan jas hitam yang berpadu dengan jilbab senada, Indah Kurnia Safitri, SPd tampil sebagai pembawa acara.
Ma’rufah, SPd, selaku PD IGABA (Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal) Kabupaten Gresik menyampaikan pentingnya bisa bersinergi antarsemua lini dalam pendidikan Muhammadiyah dan Aisyiyah. “Guru yang bermutu dan memiliki berkualitas baik akan dapat menghadirkan pembelajaran yang inovatif, sehingga siswa tidak merasa bosan di kelas,” ujarnya.
Perwakilan kepala sekolah dan guru dari sekolah PAUD Aisyiyah juga nampak hadir di antara ratusan peserta yang memenuhi Hall Sang Pencerah. Mukhlissotul Cholidah, SIp, perwakilan dari TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 38 Driyorejo mengatakan, forum simposium seperti ini dapat membangun kepercayaan diri sebagai pendidik yang bermutu di sekolah Muhammadiyah dan Aisyiyah.
“Banyak ilmu yang diberikan dalam simposium kali ini dengan pemateri yang hebat dan luar biasa, yang insya Allah akan kami imbaskan juga kepada guru di sekolah TK ABA,” ujarnya saat diwawancarai Girimu.com.
Sementara Ketua Pimpinan Wilayah IGABA Jawa Timur, Eulis Su’adah, SAg, MPdI yang juga hadir menyambut baik dengan adanya forum simposium yang digagas oleh FGM Kabupaten Gresik ini. “Forum ini merupakan salah satu ajang untuk memompa semangat para guru Muhammadiyah Asiyah untuk lebih melejitkan lagi sebagai bagian dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa,” tuturnya. (*)







