Dari Panggung Sederhana, Semangat Kartini Menyala: Fashion Show Satukan Anak dan Wali Murid di PAUD Aisyiyah Bungah

Pewarta: Alkafiah

Kabar514 Dilihat
banner 468x60

GIRIMU.COM — Pagi itu, halaman PAUD Aisyiyah Bungah menjelma menjadi ruang ekspresi yang tak biasa. Di tengah keterbatasan ruang, langkah-langkah kecil penuh percaya diri berpadu dengan senyum bangga para ibu. Balutan kebaya dan busana tradisional menghadirkan nuansa anggun sekaligus menghidupkan kembali semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam peringatan Hari Kartini, Kamis (23/4/2026).

Ratusan pasang mata tertuju pada satu titik: panggung sederhana yang disulap menjadi arena peragaan busana. Anak-anak Kelompok Bermain dan Taman Kanak-Kanak tampil bergantian, menggandeng tangan ibunda mereka. Namun, yang membuat suasana semakin hidup, para wali murid tak sekadar mendampingi—mereka turut melangkah di atas “karpet merah” yang sama.

Kegiatan ini semakin semarak dengan hadirnya bazar mini yang digagas Ikatan Wali Murid Aisyiyah (IWAMA). Beragam makanan ringan dan minuman tersaji, menambah kehangatan suasana kebersamaan di lingkungan sekolah.

Meski area terbatas, kreativitas panitia tak terbendung. Selasar sekolah disulap menjadi mini catwalk yang menghadirkan atmosfer meriah. Sorak sorai dan tepuk tangan terus mengiringi setiap langkah peserta, baik anak-anak maupun para wali murid.

Pemandu acara, Heny Rahmawati, S.Pd., dengan penuh energi mengajak para wali murid untuk turut berpartisipasi. “Ayo, mama jangan mau kalah dengan putra-putrinya. Kita juga harus berani tampil. Banyak doorprize yang sudah disiapkan,” ujarnya, disambut gelak tawa dan antusiasme peserta.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini didukung oleh sponsor yang turut memeriahkan acara. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Berkah Tehnik yang menyediakan dekorasi panggung dan backdrop, serta Kebab Kakusita dengan slogan ‘Kalau Kurang Silakan Tambah’,” katanya.

Kepala TK Aisyiyah 5 Bungah, Khumayah, S.Pd., menjelaskan bahwa lomba fashion show ini kembali digelar setelah sempat vakum cukup lama. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan, melainkan sarana pembelajaran karakter.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah melatih keberanian anak tampil di depan umum, membangun rasa percaya diri, serta mengenalkan nilai-nilai perjuangan R.A. Kartini sebagai pahlawan perempuan Indonesia,” ujarnya saat diwawancarai.

Ia menambahkan, keterlibatan wali murid menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana yang inklusif dan menyenangkan. “Kami ingin para ibu juga merasakan bagaimana berada di atas panggung, sehingga terbangun kedekatan emosional antara anak dan orang tua,” tuturnya.

Salah satu peserta dari kalangan wali murid, Puji Rahayu, S.Pd., mengaku awalnya merasa gugup saat diminta tampil. Namun, suasana yang hangat membuatnya menikmati setiap momen.

“Awalnya deg-degan, tetapi lama-lama jadi seru dan menyenangkan. Apalagi ini dilakukan bersama wali murid lain dalam suasana Hari Kartini, jadi terasa lebih bermakna,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan rasa syukur setelah dinobatkan sebagai salah satu pemenang kategori mama. “Saya tidak menyangka bisa terpilih. Semua peserta tampil luar biasa. Ini menjadi pengalaman berharga yang meningkatkan kepercayaan diri saya,” tambahnya.

Perayaan Hari Kartini di PAUD Aisyiyah Bungah ini bukan sekadar seremoni tahunan. Ia menjadi ruang belajar yang hidup—tempat anak-anak menumbuhkan keberanian, orang tua memperkuat peran, dan nilai-nilai perjuangan perempuan diwariskan dengan cara yang hangat dan membumi.

Dari panggung sederhana itu, semangat Kartini tidak hanya dikenang, tetapi juga dihidupkan—dalam langkah kecil penuh percaya diri dan keberanian untuk tampil di hadapan banyak orang.

Editor