Merajut Generasi Emas: MI Muhammadiyah 5 Cangaan Gaungkan Peduli dan Kolaborasi

Reporter: Wahyuni Eftinawati

Berita Sekolah261 Dilihat
banner 468x60

Cangaan – Jantung pendidikan karakter kembali berdetak kencang di MI Muhammadiyah 5 Cangaan. Sejurus dengan komitmennya menggembleng siswa tak hanya cerdas akal, namun juga kaya budi, madrasah itu baru saja menggelar sosialisasi yang dihadiri guru, tenaga kependidikan, Pimpinan Ranting Muhammadiyah Cangaan, hingga wali murid. Tujuannya satu: memperkuat kepedulian sosial, kolaborasi, dan kualitas pendidikan.

Acara dibuka apik oleh Moh. Khoirun, lantas berlanjut dengan pengajian iftitah yang dibawakan oleh Miftachul Ma’ayis. Dalam tausiyahnya, ia tak bosan mengingatkan betapa vitalnya menanamkan nilai kepedulian dan semangat berbagi dalam keseharian. Kisah teladan Sahabat Abu Bakar Ash-Shiddiq, yang dikenal dermawan dan sangat peduli terhadap anak yatim serta kaum papa, menjadi penekanan utama. Semua peserta diajak meneladani sikap itu, membiasakan saling membantu, dan tak pelit memanfaatkan harta untuk kemaslahatan umat.

Miftachul Ma’ayis juga mengingatkan bahwa sifat kikir adalah musuh keberkahan. Sebaliknya, sedekah dan kepedulian sosial akan mengalirkan berkah, tak hanya bagi diri sendiri, namun juga bagi lingkungan sekitar. Sebuah pesan lugas yang menancap.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Cangaan, Falakhul Ashar, menegaskan bahwa kemajuan madrasah adalah kerja kolektif. Ia mengajak seluruh elemen warga madrasah untuk terus memupuk kepedulian, memastikan lembaga ini terus berkembang dan menyajikan layanan pendidikan prima. Falakhul juga tak lupa mengajak masyarakat luas untuk menyokong kebutuhan pendidikan madrasah, salah satunya lewat program sedekah harian peserta didik. Dana yang terkumpul dari sedekah rutin ini nantinya akan disalurkan untuk mendukung kegiatan Lazismu, serta membiayai operasional dan berbagai program pengembangan pendidikan di madrasah.

Kepala Madrasah MI Muhammadiyah 5 Cangaan, dalam gilirannya, menekankan pentingnya sinergi antara wali murid dan guru. Kolaborasi yang harmonis, menurutnya, adalah kunci menciptakan lingkungan belajar kondusif, membentuk karakter siswa, dan melancarkan seluruh program madrasah.

Sebagai upaya konkret menanamkan karakter peduli, madrasah ini juga akan meluncurkan program sedekah harian bagi siswa. Setiap hari, para murid diharapkan membawa sedekah sesuai kemampuan, yang pengumpulannya akan dikoordinasikan oleh wali kelas. Program ini dibidik sebagai kawah candradimuka untuk menumbuhkan kebiasaan berbagi, empati, dan membangun karakter Islami sejak dini.

Tak hanya itu, madrasah turut memperkenalkan program ekstrakurikuler peminatan. Ini adalah panggung bagi para siswa untuk mengasah bakat dan potensi. Selain ekstrakurikuler wajib, MI Muhammadiyah 5 Cangaan akan membuka kelas Melukis dan Mewarnai, Public Speaking, Matematika, serta Sains.

Program-program ini dirancang khusus untuk memicu kreativitas, mengasah kemampuan komunikasi, memperkuat daya pikir logis, dan mengembangkan keterampilan akademik sejak belia. Harapannya, siswa tak cuma unggul dalam bidang keagamaan dan karakter, tetapi juga mencetak prestasi sesuai minat dan bakatnya. Informasi detail pendaftaran akan segera menyusul kepada wali murid.

Melalui sosialisasi ini, MI Muhammadiyah 5 Cangaan tak cuma berharap memperkuat kebersamaan, tapi juga meningkatkan kepedulian sosial dan membangun kolaborasi erat antara madrasah, guru, orang tua, dan masyarakat. Semua demi mewujudkan pendidikan yang unggul, berkarakter Islami, dan berkemajuan, serta melahirkan generasi Muhammadiyah yang berilmu, berakhlak mulia, dan siap menantang masa depan.

Editor