Ketika Sekolah Menguji Kematian: Siswa SMA Muhammadiyah Gresik Belajar Urus Jenazah

Reporter: M Islahuddin

Berita Sekolah1293 Dilihat
banner 468x60

Girimu.com – Di tengah gempuran modernisasi yang kerap mengedepankan kecerdasan akademik semata, SMA Muhammadiyah 1 Gresik mengambil langkah berbeda. Kamis (21/5/2026) lalu, seluruh siswa kelas XI menghadapi tantangan tak biasa: ujian praktik karakter dan fikih pengurusan jenazah, sebuah upaya serius menyiapkan generasi yang tak hanya cerdas di kelas, tapi juga matang iman dan akhlak.

Ujian ini bukanlah sekadar teori di atas kertas. Para siswa dituntut mempraktikkan seluruh tahapan perawatan jenazah secara runtut, menyeluruh, dan sesuai syariat Islam. Prosesi dimulai dari mentalkin, yaitu membimbing kalimat tauhid kepada orang yang menghadapi sakaratul maut, dilanjutkan dengan memandikan, mengkafani, menyalatkan, hingga memperagakan prosesi menguburkan jenazah.

Kepala SMA Muhammadiyah Gresik menyebut kegiatan ini sebagai komitmen sekolah menyeimbangkan keunggulan ilmu pengetahuan dengan penguatan iman dan takwa. “Anak-anak zaman sekarang tak cuma butuh nilai akademik tinggi. Mereka hidup di masyarakat yang suatu saat pasti membutuhkan kontribusi nyata. Merawat jenazah adalah soft skill spiritual dan sosial yang krusial, tapi sayangnya mulai jarang dikuasai generasi muda,” ujarnya, di sela memantau ujian.

Dengan replika jenazah (manekin) dan peralatan lengkap seperti kain kafan serta simulasi liang lahat, siswa dibagi dalam beberapa kelompok. Mereka tampak serius mengikuti setiap tahapan, menguji kerja sama tim, ketelitian, dan empati. Harapannya, lulusan sekolah ini tak hanya siap bersaing di perkuliahan atau dunia kerja, tetapi juga menjadi garda terdepan yang ringan tangan dan terampil saat masyarakat membutuhkan bantuan dalam urusan fardu kifayah.

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari ini berjalan lancar. Acara ditutup dengan evaluasi dan refleksi mendalam dari para guru penguji mengenai ketepatan tata cara serta adab dalam merawat jenazah.

Editor