Prof Khoirul Anwar: Masa Kuliah adalah Fase Menempa Diri Menuju Keahlian

Reporter: Fitri Dewi Sundari

Berita Sekolah1410 Dilihat
banner 468x60

Girimu.com — Suasana haru dan penuh semangat mewarnai kegiatan Inspiring Memories 2026 SMA Muhammadiyah 10 GKB (Smamio) Gresik yang digelar di Ballroom Hotel Aston Gresik, Minggu (14/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, Penasihat Ahli Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Gresik, Prof Dr Khoirul Anwar, MPd, memberikan pesan inspiratif kepada para siswa yang akan melanjutkan perjalanan ke jenjang berikutnya.

Mengawali sambutannya, Prof Khoirul yang juga Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) ini mengutip pemikiran Robert Greene dalam buku Mastery. Ia menyebut, bahwa para lulusan saat ini tengah memasuki fase apprenticeship atau masa pembelajaran yang sesungguhnya.

“Anak-anakku, setelah ini kalian akan memasuki fase yang cukup melelahkan. Sebagian besar akan melanjutkan kuliah, sementara yang lain mungkin memilih jalur yang berbeda. Kalian akan menghadapi begitu banyak aktivitas, baik akademik maupun non-akademik,” ujarnya.

Menurutnya, kesibukan dan tantangan yang akan datang merupakan bagian penting dari proses pembentukan diri. Karena itu, para siswa tidak hanya perlu siap menghadapi kelelahan, tetapi juga harus cerdas memilih aktivitas yang mampu mendukung pertumbuhan dan pengembangan potensi diri.

Prof Khoirul juga menegaskan pentingnya memiliki growth mindset sebagaimana yang sebelumnya disampaikan kepala sekolah Smamio. Dengan pola pikir bertumbuh, para lulusan diharapkan mampu menjadikan setiap tantangan sebagai peluang untuk berkembang.

Selain itu, ia mengingatkan, masa depan akan menuntut kreativitas dan kemampuan berinovasi. Para siswa akan diuji dalam menyelesaikan persoalan pribadi maupun persoalan yang dihadapi bersama di lingkungan mereka.

“Ini adalah ujian mentalitas. Seberapa kuat daya tahan kalian, seberapa mampu kalian mengembangkan kepribadian menjadi lebih matang dalam tiga setengah hingga empat tahun ke depan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Prof Khoirul menjelaskan, fase berikutnya adalah perjuangan menuju tingkat keahlian atau mastery. Karena itu, ia berpesan agar para siswa berhati-hati dalam menentukan program studi dan bidang yang akan ditekuni.

“Pastikan pilihan kalian sesuai dengan passion. Jika tidak, akan muncul ketidaksesuaian dalam perjalanan belajar. Di bangku kuliah nanti, kalian akan diberi kesempatan untuk membuktikan apakah mampu menjadi seorang ahli atau tidak,” katanya.

Ia menambahkan, menjadi ahli tidak berarti menguasai banyak bidang sekaligus. Sebaliknya, seseorang perlu fokus pada satu bidang yang benar-benar sesuai dengan visi dan tujuan hidupnya agar dapat berkembang secara maksimal.

Menutup paparannya, Prof Khoirul mewakili Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Gresik menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di Smamio GKB Gresik. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah memberikan kepercayaan kepada sekolah.

“Selamat kepada anak-anakku semua. Terima kasih kepada para orang tua atas kepercayaannya kepada SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik. Semoga langkah berikutnya membawa kesuksesan dan keberkahan bagi semuanya,” pungkasnya. (*)

 

Editor