SMP Muhammadiyah 12 GKB Borong Medali di Kompetisi Nasional Matematika, Guru dan Siswa Sama-sama Berprestasi

Reporter: M Nur Qomari

Berita Sekolah698 Dilihat
banner 468x60

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas). Dalam ajang Kompetisi Matematika Nalaria Realistik (KMNR) ke-21 dan Olimpiade Guru Matematika (OGM) ke-11, satu guru dan satu siswa berhasil meraih medali perunggu di tingkat nasional.

Kompetisi yang diselenggarakan Klinik Pendidikan MIPA tersebut berlangsung pada Minggu (26/4/2026) di Universitas Terbuka Convention Center dan diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Guru matematika Spemdalas, Nur Wahyu Bagus, sukses meraih medali perunggu dalam ajang OGM 11. Sementara itu, siswa kelas 7, Renata Sherafina, juga meraih medali perunggu pada KMNR 21. Capaian ini mempertegas budaya prestasi di lingkungan sekolah yang tidak hanya tumbuh pada siswa, tetapi juga para pendidik.

Nur Wahyu Bagus menyebut pencapaian tersebut sebagai bagian dari proses belajar berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa kompetisi bukan semata soal penghargaan, melainkan sarana untuk meningkatkan kapasitas diri.
“Alhamdulillah, saya bersyukur bisa meraih medali perunggu pada OGM 11 di Jakarta. Ini juga menjadi kado milad ke-25 untuk Spemdalas sekaligus bentuk komitmen saya untuk terus mengembangkan keilmuan matematika, khususnya di bidang olimpiade,” ujarnya.

Ia juga mengajak siswa untuk tidak takut menghadapi matematika. Menurutnya, setiap kesulitan pasti memiliki jalan keluar jika dihadapi dengan ketekunan.

Hal serupa disampaikan Renata Sherafina. Ia mengaku tidak menyangka bisa meraih medali di tengah ketatnya persaingan.
“Senang sekali, karena soalnya isian semua tanpa pilihan ganda dan pesertanya sekitar 1.800 dari berbagai provinsi. Semua pasti hebat,” ungkapnya.

Renata menambahkan, keberhasilannya tidak lepas dari konsistensi latihan, baik secara mandiri di rumah maupun melalui pembinaan di sekolah. Ia juga memanfaatkan waktu luang di sela tugas sekolah untuk memperdalam materi.

Wakil kepala sekolah bidang kurikulum, Jamilah, menjelaskan bahwa Spemdalas mengirimkan dua guru pada final OGM, yakni Khotimatul Khusnah dan Nur Wahyu Bagus Saputra. Sementara pada KMNR, sekolah mengirimkan dua siswa, yaitu Valerino Arkananta dan Renata Sherafina.

Sekolah, lanjutnya, terus memperkuat kualitas pembelajaran melalui supervisi akademik dan pelatihan guru. Selain itu, program kelas olimpiade menjadi wadah bagi siswa yang memiliki minat dan bakat di bidang akademik untuk berkembang lebih optimal.

Capaian ini menjadi bukti bahwa konsistensi, latihan, dan dukungan lingkungan sekolah mampu melahirkan prestasi. Dari Spemdalas, semangat belajar terus tumbuh dan mengantarkan siswa serta guru menuju panggung kompetisi yang lebih tinggi.

Editor