Baret Doreng dan Aksi Nyata: KOKAM Cerme Dikukuhkan, Langsung Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis

Pewarta: Riski Ardiansa

banner 468x60

GIRIMU.COM — Pelantikan lazimnya berhenti pada seremoni. Namun tidak demikian dengan Badan Pelaksana Operasi (BPO) Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Markas Cabang (Marcab) Cerme. Di tengah ratusan jamaah Kajian Ahad Pagi di Perguruan Muhammadiyah Cerme, Ahad (26/4/2026), organisasi ini memilih menandai momentum pengukuhannya dengan aksi nyata: pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Suasana pagi yang semula tenang berubah menjadi hangat oleh semangat kolektif. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat, disaksikan jajaran komandan KOKAM se-Gresik Selatan, sekaligus menjadi titik awal konsolidasi kekuatan organisasi di tingkat cabang.

Keistimewaan acara ini tidak hanya terletak pada formalitas pelantikan, tetapi juga pada kolaborasi konkret yang dihadirkan. Komandan KOKAM Marcab Cerme, Muhammad Syaifullah, M.Pd., yang akrab disapa Kang Ipul, menggandeng Klinik Muhammadiyah Cerme untuk membuka layanan pengobatan gratis. Inisiatif tersebut menjadi penegasan bahwa KOKAM hadir bukan sekadar sebagai elemen pengamanan, melainkan juga sebagai pelayan umat.

Dalam arahannya, Kang Ipul menekankan nilai dasar yang harus dipegang setiap anggota. Ia menyatakan bahwa identitas KOKAM adalah pengabdian tanpa batas.

“Seluruh pasukan KOKAM Cerme harus siap dalam kondisi apa pun, sigap saat dibutuhkan, dan yang paling penting peduli terhadap sesama. Kita adalah perisai Persyarikatan Muhammadiyah. Kehormatan kita terletak pada sejauh mana kita memberi manfaat bagi umat,” ujarnya.

Gagasan menggabungkan pelantikan dengan aksi sosial mendapat apresiasi dari Komandan KOKAM Markas Daerah (Marda) Kabupaten Gresik, Arkhan. Menurutnya, langkah tersebut merupakan inovasi yang patut menjadi rujukan bagi cabang lain.

“Kami sangat mengapresiasi pelantikan yang dikemas dengan aksi nyata seperti ini. Ini adalah energi positif. Kami berharap cabang-cabang lain di Kabupaten Gresik dapat segera menyusul,” katanya.

Dukungan serupa disampaikan Ketua Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Cerme, Yusuf As Sanusi. Ia menegaskan pentingnya menjaga kesinambungan gerakan setelah pelantikan.

“Jangan berhenti pada seremoni. Jadikan ini titik awal untuk menghadirkan program-program yang menyentuh masyarakat secara langsung, khususnya dalam memperkuat dakwah Muhammadiyah di Cerme,” tuturnya.

Di sisi lain, layanan kesehatan gratis menjadi magnet utama kegiatan. Ratusan jamaah tampak antre dengan tertib untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka. Kehadiran tenaga medis dari Klinik Muhammadiyah Cerme memperkuat kesan bahwa sinergi antarunsur Muhammadiyah mampu menghadirkan manfaat konkret bagi masyarakat.

Momentum ini mengirimkan pesan yang jelas: KOKAM Cerme memulai langkahnya dengan orientasi pelayanan. Dengan pendekatan yang lebih humanis dan progresif, organisasi ini diharapkan menjadi garda terdepan dalam mengawal kegiatan Persyarikatan sekaligus menjawab kebutuhan sosial masyarakat di Gresik Selatan.

Pelantikan tersebut bukan sekadar peneguhan struktur organisasi, melainkan juga deklarasi arah gerak—bahwa pengabdian dan kemanfaatan akan menjadi fondasi utama dalam setiap langkah KOKAM Cerme ke depan.

Editor