Girimu.com – Kepedulian sosial di bulan Ramadan kembali ditunjukkan siswa SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik atau Spemdalas melalui kegiatan berbagi takjil di RS Petrokimia Gresik, Kamis (12/3/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Pesantren Kilat Darul Arqam (PKDA) yang diikuti oleh siswa kelas VIII. Melalui aksi sosial tersebut, para siswa diajak belajar menumbuhkan empati, kepedulian, serta tanggung jawab sosial di tengah masyarakat.
Sebanyak 300 paket takjil dibagikan kepada masyarakat di area rumah sakit menjelang waktu berbuka puasa. Para siswa bersama guru menyapa dan memberikan paket berbuka kepada pasien, keluarga pasien yang sedang menunggu perawatan, serta masyarakat di sekitar lingkungan rumah sakit.
Ketua Panitia PKDA, Chanif Ihsan, menjelaskan bahwa kegiatan berbagi ini dirancang sebagai pengalaman belajar yang bermakna bagi para siswa.
“Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk melatih kepekaan sosial siswa. Mereka belajar bahwa kepedulian bisa diwujudkan melalui tindakan sederhana, seperti berbagi takjil kepada orang-orang yang sedang menunggu waktu berbuka,” tuturnya.
Tak hanya pasien dan keluarga pasien, paket takjil juga diberikan kepada petugas rumah sakit, petugas kebersihan, pengemudi ojek, serta masyarakat yang melintas di sekitar lokasi.
Wakil Kepala ISMUBA Spemdalas, Ain Nurwindasari, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembelajaran karakter yang ditekankan selama PKDA.
“Kami ingin siswa tidak hanya memahami nilai berbagi secara teori, tetapi juga merasakannya secara langsung di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik, Yugo Triawanto, menegaskan bahwa kegiatan berbagi di ruang publik menjadi salah satu cara menanamkan nilai kemanusiaan kepada para siswa.
“Kegiatan ini menjadi latihan bagi siswa untuk menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus belajar berbagi dengan cara yang tertib dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Spemdalas berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh dalam diri siswa sehingga mereka dapat menjadi generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap sesama.







