Ujian Cambridge di Balik Nuansa Rekreasi: Spemdalas Racik Resep Kesiapan Siswa

Reporter: Desy Suryani

Berita Sekolah24 Dilihat
banner 468x60

Puluhan siswa kelas IX International Class Program (ICP) SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas) Gresik baru saja merampungkan evaluasi akademik bertaraf internasional, Cambridge Assessment International Education (CAIE) Lower Secondary Checkpoint 2026. Bukan sekadar menaklukkan soal-soal English, Mathematics, dan Science pada 12 Mei serta 18–21 Mei 2026 di Royal Orchid Hotel, Kota Batu, Jawa Timur, kegiatan ini juga diramu dengan pembinaan karakter, ibadah berjamaah, murajaah, hingga kebersamaan yang renyah.

Checkpoint memang menjadi agenda penting bagi siswa ICP. Sebagai evaluasi akademik bertaraf internasional, kegiatan ini tidak hanya fokus pada ujian, melainkan dikemas pula dengan pembinaan karakter, ibadah berjamaah, murajaah, dan aktivitas kebersamaan.

Sejak keberangkatan menuju Batu, siswa mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib dan penuh semangat. Hari pertama diawali dengan briefing serta perjalanan menuju hotel sebelum mereka mengikuti review matematika pada malam hari.

Korbid ICP Spemdalas, Wiwik Indrawati, menyebutkan bahwa kegiatan checkpoint menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan akademik sekaligus karakter siswa selama mengikuti pendidikan berbasis Cambridge. “Checkpoint ini bukan hanya tentang ujian internasional, tetapi juga melatih kemandirian, kedisiplinan, dan tanggung jawab siswa. Anak-anak belajar mengatur waktu, menjaga ibadah, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi ujian dengan maksimal,” ujarnya.

Pada Selasa, 19 Mei 2026, siswa menjalani Mathematics Paper 1 dan Paper 2 setelah sesi persiapan ujian. Setelah ujian selesai, peserta mengikuti outing class ke Batu Malang Floating Market atau Pasar Apung Batu sebagai sarana refreshing. Mereka kemudian melanjutkan review materi sains pada malam hari.

Suasana belajar selama checkpoint juga terasa lebih menyenangkan dan tidak monoton. Kegiatan ini diselingi agenda Science Fun Games, Science Odyssey, olahraga pagi, serta sesi renang.

Salah satu peserta, Hasya Kirana dari kelas 9 ICP 2, mengaku senang mengikuti kegiatan checkpoint karena suasana belajar terasa lebih seru dan berbeda dari biasanya. “Walaupun ada ujian, kegiatannya tetap menyenangkan karena ada banyak aktivitas bersama teman-teman. Jadi tidak terlalu tegang dan lebih semangat belajar,” katanya.

Pembiasaan ibadah tetap menjadi bagian penting. Siswa dijadwalkan melaksanakan salat berjamaah, tahajud, dhuha, hingga murajaah bersama setiap harinya sebagai bentuk penguatan karakter religius siswa ICP Spemdalas.

Puncak kegiatan berlangsung pada Kamis, 21 Mei 2026, melalui pelaksanaan Science Paper 1 dan Science Paper 2. Setelah itu, seluruh peserta kembali ke Gresik pada siang hari.

Melalui kegiatan ini, Spemdalas tidak hanya mendorong pencapaian akademik siswa di tingkat internasional, tetapi juga membangun kemandirian, kedisiplinan, serta karakter islami selama proses pembelajaran berlangsung.

Editor