back to top
Monday, December 23, 2024
32.8 C
Gresik

Sejarah Hoaks – bandungmu.com

BANDUNGMU.COM, Bandung — Saat ini hoaks sangat mudah tersebar melalui media sosial dan juga whatsapp yang lebih privat. Hoaks menyebar sangat cepat karena kecanggihan teknologi sekarang.

Hoaks bisa menimbulkan salah saham dan konflik di tengah-tengah masyarakat. Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa suatu informasi itu hoaks atau bukan.

Menurut KBBI, hoaks adalah sebuah informasi bohong. Menurut KBBI para pelaku penyebaran hoaks mengumpulkan berita yang lalu lala di banyak milis.

Mengutip gramedia.com, kata “hoaks” mulai dikenal dan digunakan di Inggris pada abad ke-18 bersamaan dengan terbitnya buku “A Glossary: Or, Collection of Words, Phrases, Names, & Allusions to Customs” yang ditulis oleh Robert Nares pada 1822.

Dalam bukunya, Robert menjelaskan asal-usul kata “hoaks”. Menurutnya, “hoaks” berasal dari kata “hocus” dalam ungkapan “hocus pocus”. Menurutnya, “hocus pocus” adalah mantra yang diucapkan oleh para penyihir.

Ungkapan “hocus pocus” diambil dari salah satu nama penyihir terkenal di Italia, yaitu Ochus Bochus. Kemudian, ungkapan ini digunakan oleh para pesulap dalam pertunjukan mereka.

Robert juga menyebutkan dalam bukunya bahwa mantra tersebut menjadi asal-usul kata “hoaks”. Menurutnya, “hoaks” adalah kabar bohong yang diciptakan untuk tujuan lucu.

Selain itu, “hoaks” juga dibuat secara sengaja. Tujuan dari “hoaks” adalah membuat penerima informasi bingung dengan maksud menghibur melalui lelucon.

Seiring berjalannya waktu, kata “hoaks” semakin dikenal dan berkembang, dari sebuah lelucon menjadi lelucon yang agak serius.

Sebenarnya, “hoaks” bukan hal baru di Indonesia. Istilah ini sudah ada sejak zaman dahulu, bahkan sebelum adanya internet. Orang zaman dahulu mengenal istilah “surat kaleng”.

Beberapa orang mengatakan bahwa “surat kaleng” adalah surat yang diterima tanpa diketahui pengirimnya. “Surat kaleng” berisi hal-hal penting yang ingin disampaikan.

Namun, ada yang berpendapat bahwa “surat kaleng” adalah surat yang digunakan untuk menyebarkan berita bohong.

“Hoaks” semakin menemukan tempat untuk berkembang seiring dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi. Ketidakhadiran batasan internet menjadi pemicu utama penyebaran berita hoaks.***



sumber berita ini dari bandungmu.com

Author

Hot this week

Gema Suara Walidah Semarakkan Milad ke-112 Muhammadiyah di Bungah

Suara tabuhan snare drum, bass drum, tenor drum, organ,...

KB dan TK Aisyiyah Balongpanggang Peringati Hari Ibu dengan Kegiatan Kreatif

KB Aisyiyah 07 dan TK Aisyiyah Bustanul Athfal 22...

Sekolah Kreatif Menganti Apresiasi Siswa dengan Creative Medal

GIRIMU.COM - Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 1 Menganti memberikan...

Perkemahan Hizbul Wathon MI Muhammadiyah 5 Cangaan: Melatih Kemandirian dan Kekompakan Siswa

Girimu.com - MI Muhammadiyah 5 Cangaan, Ujungpangkah, Gresik, sukses...

Topics

Gema Suara Walidah Semarakkan Milad ke-112 Muhammadiyah di Bungah

Suara tabuhan snare drum, bass drum, tenor drum, organ,...

Sekolah Kreatif Menganti Apresiasi Siswa dengan Creative Medal

GIRIMU.COM - Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 1 Menganti memberikan...

Perkemahan Hizbul Wathon MI Muhammadiyah 5 Cangaan: Melatih Kemandirian dan Kekompakan Siswa

Girimu.com - MI Muhammadiyah 5 Cangaan, Ujungpangkah, Gresik, sukses...

Inovatif, SMK Muhammadiyah 5 Gresik Bagikan Media Tanam Karya Siswa saat Pembagian Rapor

Girimu.com — SMK Muhammadiyah 5 Gresik kembali menghadirkan inovasi...

Launching Pandu Tunas Athfal Warnai Milad Muhammadiyah ke-112 di Bungah

Girimu.com – Suasana semarak terlihat di halaman Perguruan Muhammadiyah...

Semangat Kemahiran Dasar 2 Hizbul Wathan di SD Mutu Kagumi Balongpanggang

Rintik hujan yang turun pada Rabu (18/12/2024) tidak menyurutkan...
spot_img

Related Articles