BANDUNGMU.COM, Bandung — Cerita pendek (cerpen) berjudul “Mengejar Mimpi” karya dosen program studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UM Bandung Dra Mukhlisah MAg berhasil meraih juara 3 lomba cerpen tingkat nasional pada Selasa (27/6/2023).
Lomba tersebut merupakan bagian dari rangkaian event kedua dari Jawara Sastra Indonesia dan Sinar Jaya Indonesia.
Acara tersebut menampilkan berbagai jenis lomba, termasuk cerpen, pantun, puisi, dan kutipan.
Sebanyak 477 orang dari berbagai kalangan, termasuk dosen dan mahasiswa, ikut berpartisipasi dalam lomba cerpen itu.
Mukhlisah menjelaskan bahwa dirinya membutuhkan waktu seharian penuh untuk menyelesaikan karyanya tersebut.
“Saya awalnya hanya iseng-iseng sambil membayangkan jalan cerita dan alurnya,” ucap Mukhlisah di kampus UM Bandung pada Senin (03/07/2023).
Perempuan asal Minang ini juga menjelaskan bahwa para peserta bebas menentukan tema dalam membuat cerpen.
”Para peserta bebas mau mengambil tema cerpennya dengan ketentuan maksimal 1.500 kata,” jelasnya.
Kuliah
Mukhlisah menuturkan bahwa cerpen “Mengejar Mimpi” terinspirasi dari pengalaman mahasiswa dalam menjalani kehidupan perkuliahan.
”Cerpen ini tidak hanya berdasarkan fakta di media, tetapi juga terinspirasi dari beberapa mahasiswa saya,” kata Mukhlisah.
Cerpen karya perempuan yang gemar membaca itu menceritakan seorang mahasiswa yang berusaha kuliah meskipun memiliki keterbatasan ekonomi.
“Meskipun ibunya bekerja sebagai buruh cuci dan ayahnya bekerja sebagai pemulung, dia tetap berusaha untuk kuliah demi mencapai cita-citanya,” ungkap Mukhlisah.
Ia juga menekankan bahwa keinginan untuk berkuliah tidak bergantung pada status seseorang.
“Tidak sedikit orang kaya atau berada yang tidak memiliki keinginan untuk berkuliah,” tambahnya.
Cerpen ini juga mengajarkan bahwa setiap orang dari berbagai kalangan memiliki kesempatan untuk berkuliah jika mereka berusaha dengan maksimal.
”Jika seseorang ingin sesuatu, khususnya pendidikan, janganlah menyerah dan tetap berusaha untuk meraih impian,” pesan Mukhlisah.***(FK)
No comments yet.