Breaking News
Categories
  • #muktamar muhammadiyah aisyiyah 48
  • Acara
  • Berita Organisasi
  • Berita Sekolah
  • Cerpen
  • Featured
  • Gerak
  • Kabar
  • Kegiatan Mahasiswa
  • Kegiatan Sekolah
  • Keislaman
  • Muhammadiyah News Network
  • Muhammadiyah or id
  • Palestina
  • Pendidikan dan Pelatihan
  • Politik
  • PWMU CO
  • Resensi buku
  • Srawung Sastra
  • Tarjih
  • TVMU
  • Uncategorized
  • Video
  • wawasan
  • Sikapi Kritik Ketum Pemuda Muhammadiyah, Ketua PPNA: Pernyataan Itu Tidak Mewakili AMM

    Jan 08 202472 Dilihat

    BANDUNGMU.COM, Yogyakarta — Ketua Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) Ariati Dina Puspitasari memberikan tanggapan atas berita yang dimuat oleh RMOL.id edisi 05 Januari 2024 yang berjudul “Kritik Sikap Politik Anies, Angkatan Muda Muhammadiyah: Kerap Dekati Tokoh Untuk Kepentingan Pribadi”.

    Dalam berita tersebut, kritik disampaikan oleh Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Dzulfikar Ahmadi Tawalla yang menilai bahwa Anies kerap mendekati tokoh-tokoh politik untuk kepentingan pribadinya.

    Kritik tersebut didasarkan pada latar belakang politik Anies yang kerap berubah-ubah dan pernyataan-pernyataan Anies yang dinilai tidak konsisten.

    Ariati menegaskan bahwa kritik tersebut tidak mewakili keseluruhan organisasi Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM). “AMM bukan organisasi monolit,” tegas Ariati seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima pada Senin 08 Januari 2024.

    Ariati mengatakan bahwa AMM adalah organisasi yang besar dan inklusif. Setiap anggota organisasi AMM tentu memiliki pendapat dan pandangan yang berbeda-beda.

    “Oleh karena itu, tidak tepat jika satu pernyataan dari seorang ketua umum ortom mewakili keseluruhan organisasi AMM,” tegas Ariati.

    Ia juga mengatakan bahwa AMM tidak pernah menutup diri terhadap siapa pun. Termasuk ketiga pasangan calon presiden dan wakil presiden sesuai dengan komitmen, kapasitas, dan integritasnya untuk memimpin bangsa.

    Kritik yang disampaikan oleh Dzulfikar merupakan sesuatu yang wajar dalam berdemokrasi dan perlu dipertimbangkan.

    Namun, lanjut Ariati, penting untuk diingat bahwa AMM bukan organisasi monolit. Setiap anggota organisasi di bawah AMM memiliki hak untuk berpendapat dan berekspresi.

    “Sehingga kritik tersebut tidak mewakili pendapat keseluruhan organisasi AMM dan masyarakat perlu menilai secara objektif kritik tersebut sebelum mengambil sikap,” tandas Ariati.***



    sumber berita ini dari bandungmu.com

    Author

    Share to

    Related News

    Banjir Lampung

    Banjir Bandang Melanda Lampung Tiga War...

    by Jan 22 2025

    Hujan deras dengan intensitas tinggi melanda delapan kabupaten/kota di Provinsi Lampung, termasuk La...

    Hak Pejalan Kaki – bandungmu.com

    by Nov 23 2024

    Oleh: Sukron Abdilah*  BANDUNGMU.COM — Kita selalu beranggapan bahwa untuk berbuat baik harus mem...

    Pelajaran dari Kehati-hatian Rasulullah ...

    by Nov 23 2024

    BANDUNGMU.COM, Bandung – Diskusi mengenai tobat pelaku zina yang belum menjalani hukuman sering me...

    Islam Berkemajuan Harus Jadi Arus Utama ...

    by Nov 23 2024

    BANDUNGMU.COM, Jakarta – Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Dadang Kahmad secara resmi membuka...

    SDIT Muhammadiyah Harjamukti Latih Keman...

    by Nov 23 2024

    CIREBONMU.COM  —  SDIT Muhammadiyah Harjamukti Kota Cirebon adakan kegiatan camping yang penuh d...

    UAH Ajak Umat Islam Perkuat Akidah Demi ...

    by Nov 23 2024

    BANDUNGMU.COM, Jakarta — Wakil Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah Ustaz A...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top