Senyum Ceria TK ABA 41 Menganti: Iduladha dan Kisah Kurban Hingga Domba Kapas Penuh Makna

Reporter: Siti Nurhalizatur Rofiah

Kabar3002 Dilihat
banner 468x60

Girimu.com – Kelas TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 41 Menganti riuh dengan tawa renyah dan celotehan polos. Bukan sekadar belajar angka atau huruf, puluhan bocah itu tengah merayakan Iduladha dengan cara yang unik: mendengar kisah kurban dari Siddiq, seorang wali murid sekaligus kepala sekolah yang hadir sebagai guru tamu, hingga berkreasi dengan domba kapas, Selasa 19 Mei 2026.

Siddiq, ayah dari Abi Afiza, salah satu siswi TK B, tiba sejak pagi. Pukul 08.00 WIB, ia memulai sesi pembelajaran yang hangat dan penuh semangat. Anak-anak TK B mengikutinya dengan antusias, diselimuti rasa ingin tahu.

Tema yang diangkat Siddiq tak jauh dari momen suci: Iduladha dan kurban. Dengan bahasa sederhana yang mudah dicerna balita, ia menjelaskan arti berkurban, pentingnya berbagi, dan kisah teladan Nabi Ismail. Cerita heroik itu disampaikan dengan gaya tutur yang memikat perhatian anak-anak.

Fokus mereka terlihat jelas, sesekali menjawab pertanyaan Siddiq dengan penuh percaya diri. Suasana kelas begitu aktif dan menyenangkan, sebab mereka diberi ruang untuk bertanya dan mengutarakan pendapat.

Momen paling menggemaskan terjadi saat Abi Afiza, dengan polosnya, menyodorkan pertanyaan, “Kenapa syarat hewan kurban tidak boleh sakit?”

Tak disangka, Alvaro, teman sekelasnya, spontan menimpali. Dengan wajah serius namun jawaban yang bikin geli, Alvaro berujar, “Supaya kalau pas dibagikan ke orang-orang terus dimakan tidak sakit orangnya. Biasanya dagingnya dimasak rawon.” Gelak tawa pun pecah di seluruh penjuru kelas, termasuk Siddiq dan para guru. Kepolosan itu menyiratkan pemahaman mereka tentang kebaikan dan kelezatan masakan nenek moyang.

Di akhir sesi, kreativitas anak-anak diasah. Mereka membuat kolase domba menggunakan kapas yang ditempel pada lembar gambar. Dengan semangat membara, kapas satu per satu melekat, membentuk bulu domba yang tampak lucu dan menarik. Aktivitas ini tak hanya melatih motorik halus dan kreativitas, tapi juga mengukuhkan pemahaman mereka tentang hewan kurban.

Program guest teacher ini merupakan inisiatif TK ABA 41 Menganti yang melibatkan aktif peran orang tua. Tujuannya, memberi pengalaman belajar baru langsung dari sumber berbeda, menjadikan suasana lebih variatif dan mengasyikkan. Diharapkan, anak-anak tidak hanya meraup ilmu agama, tapi juga berani bertanya, berbagi cerita, dan berinteraksi positif dengan lingkungan.

Editor